Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'Kidulting' Ngetren Lagi! Ketika Orang Dewasa Ingat dan Bermain Hobi Masa Kecil

30 Jumat, 30 Okt 2026, 14:13 WIB | Oleh:
'Kidulting' Ngetren Lagi! Ketika Orang Dewasa Ingat dan Bermain Hobi Masa Kecil 'Kidulting' Ngetren Lagi! Ketika Orang Dewasa Ingat dan Bermain Hobi Masa Kecil Doc: ANTARA/Fitra Yogi
Ket. Pengunjung melihat koleksi barang klasik yang dipajang di Galeri Kapsul Waktu Nusantara di Padang, Sumatera Barat, Rabu (9/9/2026). Galeri independen berkonsep warung tempo dulu itu mengumpulkan berbagai produk konsumsi, mainan, kosmetik, media cetak, buku, hingga barang elektronik klasik dari era 1960-an hingga 1990-an dan dibuka gratis 24 jam sebagai ruang bernostalgia, berdiskusi, serta wadah merawat memori kolektif masa lalu.

JAKARTA - Tren kidulting, yakni kebiasaan orang dewasa menikmati kembali aktivitas dan hobi yang identik dengan masa kanak-kanak, semakin populer karena dinilai dapat menghadirkan kegembiraan sekaligus membantu mengurangi stres.

Istilah tersebut berasal dari dua kata dalam bahasa Inggris kid (anak-anak) dan adult (dewasa). Aktivitas kidulting dapat berupa mengoleksi mainan, merakit balok, bermain gim, membuat kerajinan tangan, hingga menghadiri acara bertema anime dan komik.

Laman Real Simple, Kamis (29/10), mengutip survei lembaga riset dan analisis pasar Harris Poll "The Rise of Kidulting Report" yang menemukan bahwa 80 persen orang dewasa melakukan aktivitas bermain. Angka tersebut meningkat menjadi 95 persen di kalangan Generasi Z.

Survei itu mengambil sampel 2.158 warga Amerika Serikat berusia 18 tahun ke atas pada periode 25-27 Juni 2026. The Harris Poll membagi responden ke dalam kategori Gen Z (usia 18-29 tahun), Millenial (30-45 tahun), Gen X (46-61 tahun) dan Boomer (62 tahun ke atas.

Survei itu mendefinisikan aktivitas bermain sebagai kegiatan seperti membuat kerajinan tangan, bermain gim, menghadiri acara anime atau komik, serta mengunjungi bar dan restoran bertema.

Terapis pernikahan dan keluarga berlisensi Lolly Coleman mengatakan, menikmati kembali aktivitas yang disukai saat kecil dapat membantu seseorang mengingat perasaan bebas dan menyenangkan yang pernah dirasakan pada masa kanak-kanak.

"Dengan melakukan aktivitas atau hobi yang dinikmati saat kecil, seseorang mengingatkan otaknya pada kebebasan dan kesenangan yang pernah dirasakan," kata Coleman, yang menjabat sebagai direktur kualitas dan keterlibatan penyedia layanan di Rula.

Menurut dia, aktivitas tersebut juga dapat membantu orang dewasa merasa lebih bahagia dan hadir sepenuhnya dalam momen yang sedang dijalani.

Selain itu, kegiatan seperti menggambar, merakit mainan, dan membuat kerajinan tangan dapat menjadi alternatif aktivitas yang menjauhkan seseorang dari layar perangkat digital.

Coleman mengatakan, kegiatan yang dilakukan menggunakan tangan dan tidak bergantung pada teknologi dapat memberikan rasa tenang karena mengingatkan seseorang pada pengalaman masa kecil.

Meski demikian, kebiasaan kidulting perlu tetap disesuaikan dengan kondisi keuangan dan tanggung jawab sehari-hari. Coleman mengingatkan bahwa hobi tersebut dapat menjadi masalah apabila mulai mengganggu kewajiban atau membuat seseorang kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sang terapis menyarankan orang dewasa untuk tetap menikmati minat masa kecil selama kegiatan tersebut membawa kebahagiaan dan tidak mengorbankan kebutuhan yang lebih penting. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Dalam Sesi Latihan Bebas Pertama MM Terdepan di Sepang

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dalam Sesi Latihan Bebas Pe...

Balapan MotoGP Malaysia Minus Raul Fernandez

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Balapan MotoGP Malaysia Min...
Nasional
Wamendagri Ingatkan Kepala ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gua Harimau, Melihat Jejak Manusia Prasejarah di Sumatera Selatan

Gua Harimau, Melihat Jejak Manusia Prasejarah di Sumatera Selatan

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.