Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tinjau Longsor Aceh Tengah, Menteri PU Bakal Uji Geoteknik - Fokus Selamatkan 8 Rumah Warga di Kampung Sanehen

📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 14:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tinjau Longsor Aceh Tengah, Menteri PU Bakal Uji Geoteknik - Fokus Selamatkan 8 Rumah Warga di Kampung Sanehen Doc: istimewa
Ket. Longsor Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah

ACEH TENGAH – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meminta dilakukan uji geoteknik di lokasi longsor Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, untuk memastikan kestabilan tanah dan menentukan langkah penanganan terhadap delapan rumah warga yang berada di sekitar lokasi. Kajian tersebut menjadi dasar untuk menentukan apakah kawasan masih dapat diperkuat atau perlu dilakukan relokasi demi keselamatan warga.

Menteri Dody menyampaikan, longsor di kawasan tersebut baru pertama kali terjadi. Karena itu, penanganan tidak boleh hanya dilakukan secara sementara, tetapi harus didasarkan pada kajian teknis agar keselamatan warga dapat terjamin dalam jangka panjang.

“Supaya yang kita kerjakan ke depan itu lebih komprehensif, saya minta dilakukan uji geoteknik dulu. Jadi supaya tahu kualitas tanahnya seperti apa, terus kira-kira kita bisa mengerjakan apa agar delapan rumah itu ke depan bisa terselamatkan,” kata Menteri Dody saat meninjau langsung lokasi longsor pada Jumat (18/9).

Menteri Dody menjelaskan, uji geoteknik penting untuk mengetahui karakteristik tanah, tingkat kestabilan lereng, serta potensi pergerakan tanah berikutnya. Dengan demikian, pemerintah dapat menentukan solusi yang sesuai dengan kondisi lapangan dan tidak menimbulkan risiko baru bagi masyarakat.

Kementerian PU akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti hasil kajian tersebut. Opsi penguatan tanah maupun relokasi akan dipertimbangkan berdasarkan tingkat kerawanan dan aspek keselamatan delapan rumah warga di sekitar lokasi longsor. 

“Kalau memang kondisinya sudah parah, kita bisa usulkan ke kepala daerah sebaiknya mereka direlokasi. Tapi kalau bisa kita perbaiki, kita akan perkuat tanahnya,” jelasnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian PU menghadirkan penanganan infrastruktur akibat bencana yang lebih terukur, sekaligus memastikan warga tidak kembali menghadapi ancaman longsor di kemudian hari.

Sebagai informasi, bencana tanah longsor di Kampung Sanehen terjadi di Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, pada Minggu (13/9/2026) sore. Longsor terjadi akibat hujan deras tanpa henti yang mengguyur sejak siang hari.

Sebagai langkah tanggap darurat, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I telah mengerahkan excavator untuk melakukan pembersihan material tanah longsor, sehingga material yang menutup lokasi dapat segera disingkirkan. Saat ini, alat berat tersebut masih disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi longsor susulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Daerah
Gunungkidul Bangun Obyek Wi...
Advertisement
Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

19 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.