Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunungkidul Bangun Obyek Wisata di Dekat Kelok 23

📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 14:56 WIB | Oleh:
Gunungkidul Bangun Obyek Wisata di Dekat Kelok 23 Doc: ANTARA/HO-Pemkab Gunungkidul
Ket. Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih (kanan) saat audiensi rencana pembangunan Ibarbo Park 2 di Kantor Bupati Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (18/9).

YOGYAKARTA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai membahas rencana pembangunan objek wisata buatan Ibarbo Park 2 di sekitar Kelok 23, Kalurahan Girijati, sebagai investasi yang dapat menggerakkan perekonomian masyarakat.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan audiensi dengan pihak investor, dalam hal ini PT Bintang Ibarbo Boga, telah dilaksanakan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Kantor Bupati Gunungkidul, Jumat (18/9).

"Koordinasi ini digelar untuk mendampingi serta memfasilitasi percepatan seluruh tahapan perizinan," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, audiensi tersebut merupakan upaya menghadirkan keterbukaan informasi secara penuh dan jujur kepada para calon investor sejak awal proses perizinan dimulai.

“Kami memastikan calon investor mendapatkan informasi yang jujur sejak awal terkait kesesuaian tata ruang, status lahan seperti Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Lahan Sawah Dilindungi (LSD), hingga mekanisme pemanfaatan Sultan Ground (SG)," ujar dia.

Dengan informasi yang lengkap, lanjutnya, pengusaha atau investor tidak akan dirugikan di kemudian hari akibat ketidaktahuan terhadap aturan hukum maupun administrasi lingkungan yang berlaku.

"Dengan adanya kepastian hukum yang terjamin, kami optimistis investasi ini dapat segera terealisasi secara berkelanjutan, tertib administrasi, serta membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat lokal," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Endah meminta agar pengelola wisata nantinya dapat rutin menampilkan pertunjukan seni tradisional dari sanggar lokal guna melestarikan kebudayaan Yogyakarta sesuai amanat Undang-Undang Keistimewaan.

Ia mendorong agar pemilik usaha juga berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), salah satunya menjadi orang tua asuh bagi pembinaan cabang olahraga daerah.

“Pemerintah daerah juga membuka peluang sinergi antara pembangunan Ibarbo Park 2 dengan proyek pembangunan aviari oleh DLH yang didanai melalui Dana Keistimewaan di kawasan selatan," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.