Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirjen Perkebunan Jambi Bantu Petani Kerinci Perluasan Tanaman Kopi Arabika 650 Hektare

📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 14:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dirjen Perkebunan Jambi Bantu Petani Kerinci Perluasan Tanaman Kopi Arabika 650 Hektare Doc: ANTARA
Ket. Kadis Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah (kiri) saat menghadiri Festival Pesta Rakyat Petani Kopi Kerinci 2026 di Lapangan Desa Batang Sangir, Kabupaten Kerinci, Jumat (11/9/2026).

KERINCI – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan memberikan bantuan perluasan tanaman kopi jenis arabika 650 hektare untuk petani di Kabupaten Kerinci, Jambi.

"Pengembangan komoditas kopi masih sangat besar, sehingga perlu dimanfaatkan melalui penguatan budidaya, menjaga kualitas produk, dan memastikan kesinambungan produksi," kata Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Heru Tri Widarto dalam keterangan di Jambi, Sabtu (19/9).

Ia menjelaskan program tersebut bertujuan untuk penguatan budi daya di sektor hulu sebagai fondasi utama dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.

Untuk tahap pertama, penanaman dilakukan di area seluas 320 hektare dengan melibatkan 46 kelompok tani penerima manfaat.

Bupati Kerinci Monadi menambahkan bahwa pemerintah kabupaten akan terus berkomitmen mendorong pengembangan komoditas kopi sebagai sektor strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekosistem dari hulu hingga hilir.

Apalagi Kabupaten Kerinci memiliki potensi geografis, iklim, dan karakteristik lahan yang sangat mendukung untuk menghasilkan kopi berkualitas tinggi.

Ia menambahkan, saat ini daerah tersebut mengembangkan tiga jenis kopi, yakni arabika, robusta, dan liberika.

​"Nilai tambah dari komoditas kopi dapat semakin besar dan manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kerinci," kata Monadi.

​Ia menegaskan, pengembangan kopi tidak boleh berhenti pada aktivitas penanaman semata.

Pemerintah daerah berkomitmen membangun ekosistem komoditas tersebut secara menyeluruh, mulai dari penyediaan bibit unggul, pemeliharaan, pengendalian hama, pengolahan pascapanen, hingga pemasaran dan pengembangan produk olahan.

"Bantuan ini bukan sekadar menambah luas areal perkebunan, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan kesejahteraan petani," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Polisi Tangkap Pria Bawa Ek...
Luar Negeri
Indonesia Jadi Tuan Rumah U...
Daerah
Gunungkidul Bangun Obyek Wi...
Advertisement
Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

19 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.