Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aksi Keji OPM Papua Tembak Mati Sopir Travel Aris Sanda, TNI Buru Para Pelaku

📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aksi Keji OPM Papua Tembak Mati Sopir Travel Aris Sanda, TNI Buru Para Pelaku Doc: ANTARA
Ket. Kapuspen Mabes TNI Mayjen TNI Muhammad Nas di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (19/9/2026)

JAKARTA - TNI akan terus mengejar anggota OPM yang membunuh sopir travel Aris Sanda di Papua Pegunungan.

"Kita terus melakukan penguatan pengamanan masyarakat, maupun pengejaran terhadap pelaku," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas saat ditemui dalam pembukaan TNI Fair di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu.

Menurut Nas, saat ini TNI tengah berupaya memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam aksi keji itu.

Upaya tersebut merupakan bentuk komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Tidak hanya memperkuat pengamanan, Nas memastikan TNI juga tidak membiarkan masyarakat di Papua terpecah karena keberadaan kelompok-kelompok separatis yang ingin keluar dari RI.

"TNI selalu komit melaksanakan tugas pertahanan negara, komit mengamankan setiap jengkal tanah kita. Jangan sampai ada yang ingin keluar dari NKRI," katanya dengan tegas.

Komando Operasi Habema TNI menyebut kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama sebagai pelaku kekerasan terhadap seorang sopir bernama Aris Sanda yang ditemukan meninggal dunia bersama kendaraannya yang terbakar di kawasan Danau Habema, Papua Pegunungan.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf. Wirya Arthadiguna dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (16/9), mengatakan peristiwa tersebut bermula ketika korban membawa penumpang melalui jalur Wamena menuju Mbua pada Selasa (15/9) sekitar pukul 06.00 WIT.

"Seorang pengemudi atas nama Aris Sanda alias Bapak Tasya, asal Toraja, dilaporkan menjadi korban tindakan kekerasan oleh kelompok bersenjata OPM Kodap III Ndugama yang mengakibatkan korban meninggal dunia," katanya.

Wirya menjelaskan Aris saat itu membawa sejumlah penumpang menggunakan mobil bak terbuka sebelum kendaraannya dicegat kelompok bersenjata di tengah perjalanan.

"Kelompok tersebut kemudian melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi dan penumpang," katanya.

Setelah pemeriksaan, para penumpang diminta kembali ke Wamena, sedangkan Aris ditahan dan dibawa kelompok tersebut berjalan ke arah Danau Habema.

Setelah menerima laporan kejadian tersebut, personel Koops TNI Habema melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi pada Rabu, (16/9).

Tim kemudian menemukan satu unit kendaraan dalam kondisi terbakar beserta jenazah Aris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Bandara Riyadh Kembali Dise...
Olahraga
MotoGP Mandalika 2026 Cetak...
Ekonomi
Pasar Cermati Defisit APBN ...
Nasional
Bisnis Makin Lintas Batas, ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.