Dengan Patroli Siber, Tawuran Remaja Dicegah, Sajam Pun Disita
📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 15:02 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-Humas Polres Kudus.
KUDUS -- Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah, memperketat patroli siber di media sosial sebagai langkah pencegahan tawuran antar remaja, menyusul adanya kasus perkelahian remaja yang sebelumnya berawal dari aksi saling ejek di media sosial.
"Dalam melakukan patroli siber, kami berhasil menemukan konten di media sosial Instagram 'plosokgalak1996' yang menampilkan sekelompok anak muda membawa senjata tajam (Sajam) pada Jumat (18/9)," kata Kapolsek Jati AKP Subkhan di Kudus, Sabtu.
Melalui akun Instagram tersebut, kata dia, ditemukan unggahan video sekelompok remaja tengah berkumpul dan berjalan dengan membawa sejumlah benda yang diduga senjata tajam.
Petugas kemudian melakukan profiling terhadap akun tersebut untuk menelusuri keberadaan para remaja yang muncul dalam konten. Hasil penelusuran mengarah ke sebuah rumah di wilayah Kecamatan Jati, Kudus.
Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di rumah seorang remaja berinisial AI di wilayah Kecamatan Jati, Kudus.
Dari lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah benda yang diduga digunakan sebagai senjata, yakni sebuah celurit berukuran kecil, cobek panjang, serta dua busur panah yang disimpan di lantai dua rumah.
Selain mengamankan barang-barang tersebut, polisi juga membawa lima remaja ke Polsek Jati untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman.
Kelima remaja tersebut masing-masing berinisial AI, MJW, DP, NFFR, dan AAA. Seluruhnya merupakan remaja yang berdomisili di sejumlah desa di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.
Polisi juga menemukan fakta bahwa para remaja tersebut telah membuat sebuah kelompok yang mereka sebut "Warga Remaja Militer" (WRM). Meski demikian, polisi tidak berhenti pada pengamanan barang bukti.
Kelima remaja tersebut diberi pembinaan dan dikembalikan kepada orang tua masing-masing dengan penekanan agar mendapatkan pengawasan lebih lanjut.
"Mereka juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa," ujarnya.
Polsek Jati juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk proses pembinaan lebih lanjut.
"Langkah ini merupakan bagian dari upaya kepolisian melakukan pencegahan sejak dini terhadap potensi gangguan kamtibmas yang melibatkan anak-anak dan remaja," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!