Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Mendeteksi Sebaran Debu Vulkanik Empat Gunung Api Aktif di Indonesia

📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 15:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Mendeteksi Sebaran Debu Vulkanik Empat Gunung Api Aktif di Indonesia Doc: ANTARA
Ket. Petugas BMKG Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II memantau sebaran partikel abu vulkanik untuk wilayah Banten, Lampung, dan Bengkulu di Kantor BMKG Regional II Banten, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Senin (7/9/2026).

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi sebaran debu vulkanik dari empat gunung api aktif di wilayah Indonesia berdasarkan hasil analisis citra satelit cuaca RGB Himawari-9.

Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, menyampaikan bahwa pantauan sebaran debu vulkanik terdeteksi di kawasan Gunung Dukono, Gunung Ibu, dan Gunung Semeru, sementara Gunung Lewotolo nihil dari pantauan satelit.

"Berdasarkan analisis citra satelit, sebaran debu vulkanik Gunung Dukono dan Gunung Ibu teramati bergerak ke arah timur laut, sedangkan Gunung Semeru terdeteksi bergerak ke arah tenggara," kata dia.

Dia memaparkan bahwa debu vulkanik Gunung Dukono mencakup wilayah Kabupaten Halmahera Utara dan Perairan Barat Daya Morotai. Gunung Ibu melingkupi Halmahera Barat dan Halmahera Utara, serta Gunung Semeru mencakup sebagian Kabupaten Lumajang hingga perairan sekitarnya.

Dari empat gunung tersebut dilaporkan oleh Badan Geologi, Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, yang saat ini berstatus Level II (Waspada). Gunung Ibu kembali mengalami erupsi pada Sabtu (19/9) pukul 05.49 WIT dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 400 meter di atas puncak.

Kolom abu berwarna kelabu tebal tersebut teramati condong ke arah timur, dengan rekaman seismogram menunjukkan amplitudo maksimum 28.0 mm serta durasi erupsi selama 45 detik.

Atas kondisi tersebut, Badan Geologi merekomendasikan masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif Gunung Ibu, serta perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara.

Masyarakat juga diimbau menggunakan masker dan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar rumah guna mengantisipasi hujan abu, serta tidak terpancing oleh isu hoaks dengan selalu mengikuti instruksi resmi Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dan Pos Pengamatan Gunung Api Gam Ici.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...

Kota Bandung Dapat 200 Becak Listrik dari Pemerintah

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Kota Bandung Dapat 200 Beca...
Luar Negeri
Ancaman Rusia Meningkat, Pr...
Advertisement
Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

19 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.