Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sulteng Punya Cara Tak Biasa Dongkrak Ekonomi Warga, Benih Ikan Nila Jadi Kuncinya

📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 15:08 WIB | Oleh:
Pemprov Sulteng Punya Cara Tak Biasa Dongkrak Ekonomi Warga, Benih Ikan Nila Jadi Kuncinya Doc: Antara foto
Ket. Sejumlah bantuan benih ikan nila yang diberikan kepada masyarakat di Desa Sibedi, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

KABUPATEN SIGI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyalurkan bantuan benih ikan nila merah kepada kelompok budi daya dan kelompok masyarakat di Kabupaten Sigi guna memperkuat kemandirian ekonomi warga berbasis perikanan air tawar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng Yopie Patiro mengatakan penerima bantuan itu meliputi 10 kelompok yang terdiri atas empat kelompok budi daya dan enam kelompok masyarakat.

"Untuk bantuan benih ini didistribusikan dengan takaran 200 ekor benih per kantong untuk masing-masing kelompok penerima dengan total 2.000 benih ikan yang berikan kepada masyarakat," kata Yopie di Sigi, Sabtu.

Ia mengemukakan pemilihan wilayah Sigi sebagai pusat penyaluran dan distribusi bantuan benih ikan air tawar disebabkan banyaknya fasilitas unit pembenihan rakyat di wilayah tersebut.

"Untuk pemilihan benih ikan nila merah ini dengan mempertimbangkan efisiensi biaya dan kemudahan pemeliharaan serta perawatannya sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat," ujar dia.

Menurut dia, untuk proses budi daya ikan nilai merah hingga siap panen hanya membutuhkan waktu hingga empat bulan.

"Tentunya ini memang program bersama Dinas Kelautan dengan teman-teman penyuluh perikanan dari kementerian termasuk juga dengan salah satu kelompok budi daya masyarakat," katanya.

Yopie menyebutkan sudah menyiapkan tim pengawas dan penyuluh perikanan yang bertugas untuk mendampingi para kelompok penerima bantuan secara berkala hingga masa panen tiba.

Sebelumnya Pemprov Sulteng menebar sebanyak 4.000 benih ikan nila merah di Desa Sibedi, Kabupaten Sigi, untuk memperkuat ketahanan pangan daerah termasuk menekan inflasi akibat kenaikan harga ikan laut di daerah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.