Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Piala Super Spanyol 2027 Dipindah ke Istanbul, Bentrok dengan Piala Asia Jadi Alasan Utama

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 08:02 WIB | Oleh:
Piala Super Spanyol 2027 Dipindah ke Istanbul, Bentrok dengan Piala Asia Jadi Alasan Utama Doc: RFF
Ket. Ilustrasi trofi Piala Super Spanyol.

ISTANBUL – Piala Super Spanyol 2027 akan digelar di Istanbul, Turki, bukan di Arab Saudi. Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Rafael Louzan mengatakan, keputusan tersebut terutama dipicu bentroknya jadwal dengan Piala Asia yang juga berlangsung di Arab Saudi.

Turnamen yang mempertemukan para klub papan atas Spanyol itu dijadwalkan berlangsung di Istanbul pada 2-7 Februari 2027. Informasi tersebut disampaikan Federasi Sepak Bola Turki dalam acara peluncuran turnamen, Kamis (17/9), yang turut dihadiri Louzan dan Menteri Olahraga Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Turki Al Faisal.

Louzan menegaskan, keputusan memindahkan turnamen dari Arab Saudi bukan terutama karena persoalan keamanan atau ketegangan kawasan.

Menurutnya, pembicaraan mengenai perubahan lokasi bahkan telah dimulai sebelum meningkatnya ketegangan regional. Penyelenggara sejak awal telah mengetahui bahwa jadwal Piala Super Spanyol akan bertepatan dengan Piala Asia di Arab Saudi.

"Ini sebagian besar disebabkan oleh bentroknya jadwal dengan Piala Asia," kata Louzan dalam sebuah wawancara.

Ia menambahkan, pemindahan tersebut telah disepakati bersama Sela, perusahaan olahraga dan hiburan asal Arab Saudi yang menjadi mitra penyelenggaraan, serta pemerintah Arab Saudi.

Louzan juga menyebut empat peserta Piala Super Spanyol 2027, yakni Real Madrid, Barcelona, Real Sociedad, dan Atletico Madrid, menerima pengaturan tersebut.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada tiga klub raksasa Turki, Besiktas, Galatasaray, dan Fenerbahce, yang menyediakan stadion serta infrastruktur untuk mendukung pelaksanaan turnamen.

RFEF telah menggelar Piala Super Spanyol di Arab Saudi selama beberapa tahun terakhir berdasarkan kerja sama dengan Sela.

Dengan perpindahan sementara ke Istanbul, format kerja sama secara finansial disebut tidak akan mengalami perubahan besar.

Louzan mengatakan persyaratan finansial untuk edisi Istanbul secara umum akan tetap sama seperti kesepakatan yang berlaku saat ini, meski terdapat "beberapa peningkatan". Namun, ia tidak mengungkapkan nilai kontrak tersebut.

Hubungan antara RFEF dan pihak Arab Saudi juga dipastikan tetap berlanjut. Louzan mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan Sela dan pemerintah Arab Saudi sudah berlangsung untuk memperpanjang kerja sama setelah 2030.

"Kami sudah melakukan pembicaraan dengan Sela dan otoritas Arab Saudi mengenai perpanjangan kesepakatan setelah 2030," ujar Louzan.

Ia juga menilai hubungan antara Turki dan Arab Saudi turut mempermudah proses pemindahan turnamen ke Istanbul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Rupiah Masih Rentan - 18 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 18 Se...
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.