Siswa Disabilitas di Kudus Ramaikan Pemilihan Ketua OSIS Serentak
📅 Rabu, 16 Sep 2026, 22:47 WIB | Oleh: SujarKUDUS -- Puluhan siswa disabilitas dari SMA Luar Biasa (LB) Purwosari, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, turut meramaikan pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang digelar serentak di 91 SLTA di daerah itu, Rabu.
Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus Amir Faisol di Kudus, Rabu, Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) 2026 di SMALB Purwosari Kudus ini dirancang menyerupai pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) sebagai sarana para siswa mengenal secara langsung tahapan pemilihan dan proses demokrasi.
"Tahapan Pilketos 2026 ini dibuat menyerupai pemilu, sehingga mereka memahami proses demokrasi sejak dini dan mengetahui bagaimana mekanisme penyelenggaraan pemilu berlangsung. Sebagian siswa SMALB nantinya juga akan menjadi pemilih pemula," ujarnya saat mendampingi Bupati Kudus Sam'ani Intakoris meninjau Pilketos 2026 di SLB Purwosari Kudus.
Ia menjelaskan kegiatan serupa juga dilaksanakan di SMALB lainnya di Kabupaten Kudus, yakni SLB Cendono dan SLB Gebog, serta puluhan SMA/SMK/MA di Kudus yang totalnya 91 sekolah.
Menurut dia, para siswa bagian dari calon pemilih pemula yang perlu mendapatkan pengalaman berdemokrasi sejak di bangku sekolah. Pengalaman tersebut menjadi bekal ketika mereka menggunakan hak pilih dalam pemilihan kepala desa maupun pemilihan bupati, presiden dan wakil rakyat.
Ia mengatakan pilketos juga menjadi kesempatan mengenalkan penyelenggaraan pemilu kepada siswa dengan berbagai ragam disabilitas sehingga mereka mengetahui bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam pemilu.
"Siapa tahu mereka yang punya bekal dari sekolah, nantinya menjadi pelaksana teknis pemilu di daerah tempat tinggalnya," ujarnya.
Kegiatan Pilketos 2026 diikuti 91 sekolah tingkat SMA, MA, dan SMK di Kabupaten Kudus. Di SMALB Purwosari pemungutan suara dengan menyediakan satu kotak suara dan satu bilik suara, sedangkan sekolah lainnya kotak dan bilik suara disesuaikan dengan jumlah pemilih.
Kepala Sekolah Luar Biasa Purwosari Kudus Edi Sujito mengatakan terdapat dua calon ketua OSIS dalam pemilihan kali ini. Keduanya berasal dari kalangan siswa difabel, yakni Zulmi Dwi Rizqya, siswa kelas 10 penyandang tunanetra, dan Fauzan Abdullah, siswa kelas 11 penyandang tunagrahita. Daftar pemilih meliputi 52 siswa SMALB dan 12 guru.
"Harapannya siswa dapat memberikan peran yang sama dengan sekolah lain. Walaupun SLB memiliki kondisi yang berbeda, mereka juga mempunyai hak yang sama untuk ikut dalam pemilu," katanya.
Ia menyebutkan SLB Purwosari memiliki siswa dengan beragam kondisi, di antaranya tunanetra, tunagrahita, tunarungu, dan autisme. Para siswa dilibatkan dalam kegiatan Pilketos agar memperoleh pengalaman memilih maupun terlibat sebagai bagian dari penyelenggara pemilihan di lingkungan sekolah.
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris mengatakan perbedaan pilihan bagian dari proses demokrasi yang harus dihormati.
"Beda pendapat boleh, tetapi harus dihormati. Yang menang jangan sombong dan yang kalah jangan sedih atau marah. Persaingan itu hal biasa. Ini bentuk demokrasi dan memberikan ruang pembelajaran bagi adik-adik kita," ujarnya.
Menurut dia, pengalaman mengikuti seluruh tahapan pemilihan, mulai dari pendaftaran, proses kampanye hingga pencoblosan dan penghitungan suara, dapat menjadi pembelajaran bagi para siswa mengenai praktik demokrasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!