Logo 5 Abad Dirilis, Jakarta Siap Jadi Kota Global
📅 Minggu, 28 Jun 2026, 11:34 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Bertransformasi menuju kota global resmi diluncurkan. Hal itu ditandai dengan rilis logo lima abad Jakarta. Peluncuran dihadiri Gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Rano Karno di Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Peluncuran logo ini menandai transformasi Jakarta menjadi kota global yang inklusif, aman, dan berdaya saing internasional. "Jadi Jakarta sepenuhnya benchmarking-nya bukan lagi dengan kota-kota di Indonesia, tapi dengan kota-kota dunia," ujar Pramono.
Karena itu, salah satu fokus utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta yakni meningkatkan kenyamanan masyarakat Jakarta dalam beraktivitas. Melalui berbagai proyek infrastruktur dan peningkatkan fasilitas, Pramono ingin masyarakat mendapatkan kemudahan akses mobilitas.
"Jadi yang paling utama kalau ditanya apa yang dipersiapkan untuk Jakarta, itu membuat orang menjadi hidupnya lebih nyaman, lebih mudah, tersambung, terhubung. Jadi konektivitas menjadi hal yang penting," katanya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, sejumlah proyek infrastruktur tengah dikerjakan dan akan segera diresmikan. Di antaranya yakni peresmian proyek LRT dari Velodrome hingga Manggarai, setelah itu pembangunannya akan dilanjutkan hingga Dukuh Atas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tak hanya itu, akses penghubung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia dan pedestrian deck di Dukuh Atas juga tengah dikerjakan. "Sehingga dengan demikian mudah-mudahan wajah Jakarta menjadi lebih menarik, lebih nyaman, lebih aman, orang juga datang," kata dia.
Lebih lanjut, Pramono juga mengungkapkan hasil peringkat Jakarta dalam daftar kota terbaik dunia 2026 yang dirilis lembaga Resonance. Dalam daftar tersebut, Jakarta berada di peringkat ke-53 dan mengungguli kota besar lainnya, seperti Washington DC dan Abu Dhabi.
"Ini adalah hal yang kemudian memacu memicu kita sebagai kota global. Kemudian simbolnya tadi kan menunjukkan simbol kota global," tandasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pramono menyebut, Jakarta akan semakin terbuka terhadap dunia internasional. Di sisi lain, Jakarta juga siap mengirimkan tenaga kerja terlatih ke luar negeri, seperti Jepang, Malaysia, dan Jerman.
Untuk merayakan usia menjelang lima abad, warga diingatkan agar Jakarta semakin bersih. Untuk itu, Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mengajak warga untuk memilah sampah dari rumah guna menciptakan Jakarta makin bersih. Ajakan itu disampaikan saat Karnaval Jakarta Penuh Warna dalam kegiatan Car Free Day(CFD) di Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (28/7).
Dikatakan Rano, pemilahan sampah dari sumber harus dilakukan karena mulai Agustus nanti TPST Bantar Gebang sudah tidak diperbolehkan lagi menggunakan sistem open dumping dan sampah yang dikirim hanya berupa residu.
Mulai Agustus ini, kawasan Bantar Gebang sudah tidak diperbolehkan menggunakan sistem open dumping. "Mulai Agustus ini, kawasan Bantar Gebang sudah tidak diperbolehkan lagi menggunakan sistem open dumping. Semua sampah yang kita kirim harus berupa residunya saja," ujar Rano.
Selama ini, menurut Rano, pihaknya di tingkat wilayah telah massif melakukan kampanye dan edukasi kepada warga untuk melakukan pengelolaan sampah dari sumber.
Rano juga mengungkapkan bahwa saat ini Pemprov DKI Jakarta tengah membangun unit pengolahan sampah berteknologi tinggi atau ITF (Intermediate Treatment Facility) di sejumlah tempat. Salah satunya di kawasan Sunter, Jakarta Utara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!