Perang Iran Bikin AS Kekurangan Amunisi, Pentagon Akui Stok Strategis Menipis
📅 Selasa, 15 Sep 2026, 19:20 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SLaporan itu mengonfirmasi bahwa pusat logistik utama Angkatan Laut AS di kawasan tersebut yang berada di Bahrain menjadi sasaran serangan pesawat nirawak dan rudal balistik Iran.
Ratusan bangunan dan struktur di pangkalan AS di Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Irak, Oman, dan Yordania juga rusak atau hancur akibat serangan Iran selama konflik.
Namun, laporan tersebut tidak memasukkan biaya kerusakan itu dalam perkiraannya karena belum jelas apakah seluruh pangkalan akan dibangun kembali dan siapa yang akan menanggung biayanya.
Hingga 30 Juni, sebanyak tujuh anggota militer AS tewas dalam pertempuran dan tujuh lainnya meninggal akibat peristiwa non-permusuhan selama operasi tempur OEF. Sebanyak 417 anggota militer lainnya terluka dalam pertempuran.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari.
Selama beberapa dekade, negara-negara Barat menuduh Republik Islam Iran berupaya memperoleh senjata nuklir. Teheran membantah keras tuduhan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!