AS Tak Mau Ikut Campur, Trump Ogah Bantu Arab Saudi Serang Houthi
📅 Selasa, 15 Sep 2026, 21:08 WIB | Oleh: Deri HenriawanMOSKOW - Amerika Serikat (AS) menolak memberikan dukungan udara kepada Arab Saudi dalam konfliknya dengan gerakan militer-politik Houthi yang menguasai wilayah utara Yaman karena fokus Washington tertuju pada Iran.
Riyadh meminta perlindungan udara dari AS, tetapi Washington merespons bahwa pihaknya tidak bersedia melakukan intervensi karena sedang fokus pada perang dengan Iran, lapor Financial Times mengutip sejumlah sumber, Selasa.
Pada saat yang sama, seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan bahwa AS terus menjalin kontak dengan Arab Saudi.
Pekan lalu, Axios melaporkan bahwa Presiden Donald Trump menolak permintaan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud untuk melancarkan serangan terhadap Houthi di Yaman.
Senada, CNN, mengutip sejumlah sumber, melaporkan bahwa lebih dari 100 penasihat militer AS telah tiba di Arab Saudi untuk membantu Riyadh dalam kampanye militernya melawan gerakan Houthi.
Adapun situasi di Yaman meningkat pada pertengahan Juli ketika pasukan pro-pemerintah menyerang Bandara Sana'a saat sebuah pesawat dari Iran yang membawa delegasi pemimpin Houthi sedang mendarat.
Houthi menyalahkan Arab Saudi atas serangan yang terjadi di ibu kota Yaman tersebut. Kelompok itu kemudian menyatakan perang terhadap Saudi hingga blokade di sekitar wilayah yang mereka kuasai dicabut.
Dalam sepekan terakhir, Houthi dilaporkan membuat kemajuan signifikan di Yaman bagian barat daya dan barat, dengan merebut pesisir Laut Merah serta sejumlah permukiman di dekat Selat Bab el-Mandeb, termasuk pelabuhan penting Mokha. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!