Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia-Bulgaria Bidik Pasar Pangan dan Pertanian, Peluang Ekspor Dibuka

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 22:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia-Bulgaria Bidik Pasar Pangan dan Pertanian, Peluang Ekspor Dibuka Doc: ANTARA FOTO/ Aditya Pradana Putra
Ket. Ilustrasi - Aktivitas bongkar muat kontainer di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah.

JAKARTA – Kerja sama Indonesia dan Bulgaria membuka peluang untuk memperluas hubungan ekonomi sekaligus memperkuat kemitraan di berbagai sektor strategis.

Hubungan bilateral tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan perdagangan, tetapi berkembang menjadi kolaborasi investasi, industri, teknologi, dan sektor lain yang mampu memberikan manfaat bagi kedua negara.

Indonesia dan Bulgaria menjajaki perluasan akses pasar produk pangan dan pertanian kedua negara sekaligus membuka peluang investasi serta kerja sama teknologi di sektor pangan.

Pembahasan dilakukan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) bersama Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Bulgaria Alexander Poulev dalam pertemuan di Jakarta, Senin (14/9).

"Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat industri pangan nasional sekaligus mendukung ketersediaan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata Zulhas dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Selasa (15/9).

Kementerian Koordinator Bidang Pangan menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, Indonesia menawarkan sejumlah produk unggulan untuk memperluas pasar di Bulgaria dan Eropa, antara lain kakao, kelapa, minyak sawit, serta produk pangan halal.

Pemerintah juga melihat Bulgaria memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu masuk produk Indonesia menuju pasar Eropa.

Selain perdagangan, Zulhas mengatakan Indonesia menawarkan peluang investasi kepada Bulgaria, khususnya dalam pengembangan peternakan sapi dan teknologi pengolahan susu di dalam negeri.

Bulgaria, pada sisi lain, menurut keterangan itu, menawarkan peluang penyediaan sejumlah komoditas pangan bagi pasar Indonesia, antara lain susu, daging sapi, jagung, dan tepung terigu.

Selain itu, ia mengatakan Bulgaria juga menyatakan kesiapan untuk mendorong investasi dan transfer teknologi di bidang pertanian dan pangan.

Indonesia dan Bulgaria, menurut dia, memandang penguatan perdagangan pangan dapat memberikan manfaat bagi kedua negara, dengan Indonesia sebagai akses menuju pasar Asia Tenggara dan Bulgaria sebagai salah satu pintu menuju pasar Eropa.

Kementerian menyebutkan bahwa kedua negara selanjutnya akan menindaklanjuti pembahasan teknis yang mencakup perdagangan, investasi, ketahanan pangan, teknologi pertanian, pengolahan pangan, sertifikasi halal, serta pengembangan rantai pasok pangan.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, total perdagangan Indonesia-Bulgaria pada 2025 mencapai 230,8 juta dolar AS atau sekitar Rp4,08 triliun.

Ekspor Indonesia tercatat 147,4 juta dolar AS atau sekitar Rp2,60 triliun, sedangkan impor mencapai 83,1 juta dolar AS atau sekitar Rp1,47 triliun, sehingga Indonesia membukukan surplus 64,2 juta dolar AS atau sekitar Rp1,13 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Daerah
Gunungkidul Bersiap Hadapi ...
Olahraga
Formula 1: Wolff Yakin Russ...
Ekonomi
BBM Subsidi Tetap, Keputusa...

Pulang Kampung, Coutinho Reuni dengan Neymar di Santos

40 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Pulang Kampung, Coutinho Re...
Daerah
Terjawab! Ini Alasan Sleman...
Advertisement
Kementan Tegaskan Stok Beras Nasional Aman hingga 10 Bulan ke Depan

Kementan Tegaskan Stok Beras Nasional Aman hingga 10 Bulan ke Depan

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.