Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lonjakan Harga Cabai Rawit Bikin 260 Daerah Kena Imbas, BPS Ungkap Penyebab IPH Naik

📅 Senin, 14 Sep 2026, 11:49 WIB | Oleh:
Lonjakan Harga Cabai Rawit Bikin 260 Daerah Kena Imbas, BPS Ungkap Penyebab IPH Naik Doc: Antara foto
Ket. Ilustrasi - Pedagang menyortir cabai rawit merah di Pasar Senen, Jakarta.

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut kenaikan harga cabai rawit menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya Indeks Perkembangan Harga (IPH) pangan pada minggu kedua September 2026, di mana tercatat 260 kabupaten/kota mengalami kenaikan.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan berdasarkan pemantauan hingga 11 September 2026, perubahan IPH cabai rawit mencapai 27,54 persen. Jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga cabai rawit tersebut juga tergolong tinggi dibandingkan sejumlah komoditas pangan lainnya.

"Cabai rawit ini mengalami perubahan IPH yang sangat tinggi, naik 27,54 persen. Ada 260 kabupaten kota yang mengalami peningkatan IPH cabai rawit," kata Ateng dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dipantau secara daring di Jakarta, Senin.

Menurut dia, kenaikan harga cabai rawit perlu mendapat perhatian karena harga komoditas tersebut di sejumlah daerah telah berada jauh di atas batas atas Harga Acuan Penjualan (HAP).

Ateng mencontohkan harga cabai rawit di Kabupaten Halmahera Utara tercatat 171 persen di atas HAP. Sementara itu, di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara harga cabai rawit mencapai 156 persen di atas HAP.

Sejumlah wilayah lainnya juga mencatat harga cabai rawit lebih dari 100 persen di atas HAP, antara lain Bolaang Mongondow Timur dan Kepulauan Sangihe.

"Kalau kita bandingkan dengan batas bawah dan juga batas atas HAP, kondisi di bulan September cukup jauh di atas batas atas HAP untuk cabai rawit,” ujarnya.

Kenaikan harga cabai rawit turut berkontribusi terhadap tingginya IPH di sejumlah wilayah, khususnya Sulawesi Utara. Provinsi tersebut mencatat perubahan IPH sebesar 12,53 persen pada minggu kedua September 2026.

Ateng menyebut beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Utara mengalami kenaikan IPH cukup tinggi, di antaranya Bolaang Mongondow sebesar 17,05 persen dan Kepulauan Sangihe sekitar 15 persen.

Harga rata-rata nasional cabai rawit pada minggu kedua September 2026 tercatat sebesar Rp76.216 per kilogram, sedangkan HAP ditetapkan Rp57.000 per kilogram.

Selain cabai rawit, cabai merah juga menjadi komoditas yang memberikan tekanan terhadap harga pangan. IPH cabai merah tercatat meningkat 12,77 persen, dengan 233 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga atau sekitar 64,72 persen dari total kabupaten/kota.

"Di Sulawesi Utara, terutama di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sangihe sampai dengan Bolaang Mongondow Selatan, penyebabnya terutama cabai rawit dan juga cabai merah," terang Ateng.

Sementara itu, secara keseluruhan terdapat 314 kabupaten/kota yang mengalami peningkatan IPH pada minggu kedua September 2026. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan minggu-minggu sebelumnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Harga Cabai Rawit Rp85.500/Kg, Telur Ayam Rp28.350/Kg

52 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp85.500/...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.