Delapan Kelompok Tani Kabupaten Berau Bakal Menerima Bantuan 200 Ribu Bibit Kakao dari Kementan
📅 Minggu, 04 Okt 2026, 16:05 WIB | Oleh: Tim PenulisBERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), siap menyalurkan 200 ribu bibit kakao bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) kepada delapan kelompok tani, sebagai upaya memperluas areal budi daya komoditas perkebunan unggulan daerah.
"Bantuan ini sebelumnya merupakan upaya kami yang langsung mengusulkan kepada Kementan. Kami bersyukur akhirnya bantuan 200 ribu bibit untuk 200 hektare lahan ini sudah ada dan siap disalurkan," kata Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di Tanjung Redeb, Berau, Minggu(04/10).
Bahkan Bupati Sri Juniarsih pun telah meninjau persemaian bibit kakao itu, yakni di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian di Kecamatan Sambaliung pada Sabtu (3/10), untuk memastikan kondisi, kualitas, dan kesiapan bibit sebelum didistribusikan kepada pekebun/calon penerima.
Ia menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan tindak lanjut usulan Bupati Berau kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam forum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang digelar dua tahun lalu.
"Sebanyak 200 ribu bibit kakao itu akan disalurkan secara bertahap kepada delapan kelompok tani yang tersebar di enam kampung sentra budidaya kakao di Kabupaten Berau. Bibit ini untuk pengembangan tanaman kakao pada lahan seluas 200 hektare," katanya.
Sri Juniarsih mengatakan kakao menjadi salah satu komoditas perkebunan yang terus dikembangkan karena kondisi lahan Berau dinilai sesuai untuk budi daya tanaman tersebut. Selain meningkatkan produksi, pengembangan kakao diharapkan memperkuat pendapatan dan kesejahteraan petani.
"Berau dengan kultur tanahnya sangat cocok untuk budi daya kakao. Tentu kita ingin produksi cokelat dari Berau semakin meningkat memenuhi kebutuhan nasional maupun internasional," ujar dia.
Pemkab Berau juga menyiapkan pendampingan melalui organisasi perangkat daerah terkait dan tenaga penyuluh untuk memastikan bantuan bibit dimanfaatkan secara optimal. Pemda juga berencana mengusulkan dukungan pupuk serta tambahan bibit untuk memperluas areal tanam, katanya menambahkan.
Selain meninjau lokasi pembibitan, Sri Juniarsih mengatakan juga meninjau perkebunan kakao di Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur, guna melihat kebun kakao hingga proses fermentasi biji kakao dari kawasan itu yang telah menembus pasar ekspor.
Sejumlah negara menjadi tujuan ekspor kakao fermentasi asal Berau, di antaranya Prancis, Swiss, Belanda, dan Amerika Serikat. Pada Maret 2026, sebanyak 10 ton kakao Berau dikirim ke Prancis dan ekspor tersebut masih berlanjut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!