Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bogor Manfaatkan Gemarikan untuk Tekan Stunting

27 Minggu, 04 Okt 2026, 16:19 WIB | Oleh:
Pemkot Bogor Manfaatkan Gemarikan untuk Tekan Stunting Pemkot Bogor Manfaatkan Gemarikan untuk Tekan Stunting Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Bogor
Ket. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin pada pelaksanaan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/10).

KOTA BOGOR -- Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, memanfaatkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk memperkuat pemenuhan gizi masyarakat sebagai salah satu upaya menekan angka stunting.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin di Bogor, Sabtu, mengatakan program Gemarikan dinilai strategis karena mendorong pemenuhan protein hewani, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

"Program ini cukup strategis, cukup penting. Karena pada 2045, di usia Indonesia yang ke-100 tahun, anak-anak kita yang nantinya akan jadi Generasi Emas," kata Jenal.

Program Gemarikan kali ini menyasar warga Kelurahan Balumbangjaya, Kecamatan Bogor Barat. Warga yang menjadi sasaran mendapatkan bantuan berupa ikan beku untuk memenuhi kebutuhan protein keluarga.

Menurut Jenal, pemenuhan gizi sejak dini menjadi salah satu faktor penting untuk mempersiapkan anak-anak yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menyebut Pemerintah Kota Bogor terus menjalankan berbagai program untuk menangani persoalan stunting, termasuk melalui intervensi pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

"Program ini program dari negara untuk memberikan gizi kepada anak-anak kita. Dengan harapan mereka bisa mengisi Generasi Emas di 2045 nanti," ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohari mengatakan ikan merupakan salah satu sumber protein hewani berkualitas tinggi yang dibutuhkan dalam proses tumbuh kembang anak.

Menurut dia, pemenuhan gizi juga perlu menyasar ibu hamil dan menyusui karena kondisi kesehatan serta kecukupan nutrisi ibu berkaitan dengan tumbuh kembang anak.

"Ikan sebagai salah satu sumber protein hewani berkualitas tinggi yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Banyak ibu-ibunya yang kekurangan gizi, padahal sedang mengandung atau menyusui. Ini harus menjadi perhatian kita bersama," kata Endang.

Gemarikan merupakan gerakan nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendorong masyarakat meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein dalam mendukung kesehatan dan kualitas sumber daya manusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Iran Jinakkan Inflasi untuk Redam Sanksi AS

58 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Iran Jinakkan Inflasi untuk...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.