Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kuliner Tradisional Ini Jadi Bintang di Wonderful Indonesia Gastronomy 2026, Ada dari Joglosemar dan Jakarta

27 Minggu, 04 Okt 2026, 06:44 WIB | Oleh:
Kuliner Tradisional Ini Jadi Bintang di Wonderful Indonesia Gastronomy 2026, Ada dari Joglosemar dan Jakarta Kuliner Tradisional Ini Jadi Bintang di Wonderful Indonesia Gastronomy 2026, Ada dari Joglosemar dan Jakarta Doc: Antara foto/HO Kemenpar
Ket. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (tengah) bersama Wamenpar Ni Luh Puspa (kiri) saat berdialog dengan peserta WIG Artisan Market 2026 yang menghadirkan beragam produk kuliner tradisional dan inovatif di Grand Hotel De Djokja, Yogyakarta, Jumat (2/10).

JAKARTA - Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Indonesia Gastronomy Network (IGN) menghadirkan ragam kuliner tradisional asal Yogyakarta, Solo, Semarang (Joglosemar) dan Jakarta.

"Bagi kami, inilah salah satu wajah penting gastronomi, ketika kekayaan lokal tidak berhenti sebagai potensi, tetapi masuk ke pasar, tumbuh menjadi usaha, menciptakan nilai tambah, dan menjadi bagian dari industri pariwisata," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu. 

Dalam peninjauan pelaksanaan WIG Artisan Market 2026 di DI Yogyakarta pada Jumat (2/10), Widiyanti mengatakan kehadiran banyak produk dari wilayah Joglosemar dan Jakarta mencerminkan besarnya kekayaan gastronomi Indonesia.

Pemanfaatan bahan baku lokal yang dipadukan dengan inovasi dan kreativitas para pelaku usaha menjadikan produk-produk tersebut memiliki daya tarik dan nilai tambah yang tinggi. Dalam proses pengolahannya, para pelaku gastronomi dari 21 tenant wilayah itu juga telah banyak memaksimalkan potensi lokal dengan menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan.

Dia mencontohkan Mazaraat Artisan Cheese yang menghasilkan keju organik memaksimalkan penggunaan susu dari peternak lokal. Upaya tersebut tidak hanya menghasilkan produk keju berkualitas, tetapi juga membantu para peternak bertransisi menuju praktik peternakan organik.

Pemanfaatan bahan baku berkualitas pada akhirnya menghasilkan produk dengan daya tarik dan daya saing yang tinggi. Produk-produk Mazaraat Artisan Cheese telah berhasil menjangkau pasar domestik di berbagai daerah, termasuk didistribusikan ke hotel dan restoran, serta menembus pasar luar negeri.

"Narasi-narasi di balik keberadaan sebuah produk kuliner inilah yang ingin terus kita angkat dan menjadikannya sebagai daya tarik yang akan memberikan pengalaman autentik dan berkualitas bagi wisatawan," kata Widiyanti.

Ia pun menyatakan bahwa pameran itu menjadi bagian dari upaya Kementerian Pariwisata dalam membangun ekosistem gastronomi Indonesia yang berkelanjutan.

Maka dari itu ia mengajak masyarakat untuk datang dan melihat langsung keragaman produk gastronomi yang ditampilkan dalam WIG Artisan Market 2026 yang berlangsung hingga 4 Oktober 2026 di Grand Hotel De Djokja.

Pengunjung dapat menjumpai beragam produk berbahan baku lokal, mulai dari beras dengan aroma khas, rempah pilihan, madu murni, gula kelapa organik, tempe berkualitas tinggi, kue kering artisanal, hingga minuman fermentasi seperti kombucha dan soda artisan.

Kegiatan ini juga melibatkan 13 kolaborator yang menghadirkan berbagai lokakarya, sesi diskusi, serta demo memasak langsung bagi pengunjung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.