Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan, Keluarga Masih Menanti Kabar

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan, Keluarga Masih Menanti Kabar Doc: Antara
Ket. Warga Banjarmasin, Arif, menunggu kabar keluarganya yang menjadi korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, di Pelabuhan Tirsakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9).

Banjarmasin - Warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Arif, menanti kabar mengenai ayah, anak, dan kakaknya yang menjadi penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9).

Arif berharap ketiga anggota keluarganya, yakni Muhammad Supardi (ayah), Rijal (anak), dan Mukhlis (kakak), dapat ditemukan dalam kondisi selamat setelah kapal yang mereka tumpangi dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin mengalami kecelakaan.

“Ayah saya bernama Muhammad Supardi, anak saya bernama Rijal dan kakak saya bernama Mukhlis. Mereka semua berada dalam rombongan Kapal Virgo Transport 8 dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin,” kata Arif saat menunggu kabar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Minggu.

Arif menuturkan dirinya memperoleh informasi mengenai kecelakaan tersebut sekitar tengah malam dari keponakannya yang juga bekerja sebagai sopir lintas Jawa-Banjarmasin. Setelah menerima kabar itu, ia langsung berangkat dari kawasan Basirih, Banjarmasin, untuk memastikan kondisi keluarganya.

Menurut informasi yang diterimanya, kapal mengalami kecelakaan setelah menghadapi gelombang besar. Namun, hingga kini Arif masih menunggu kepastian mengenai keberadaan ayah, anak, dan kakaknya.

Ia telah menunggu di Pelabuhan Trisakti sejak pukul 11.00 Wita dan berharap proses pencarian serta evakuasi yang dilakukan tim gabungan segera memberikan kepastian mengenai kondisi ketiga anggota keluarganya.

Sementara itu, keluarga penumpang lainnya, Maolida, mengatakan rombongannya terdiri atas delapan orang yang sebelumnya melakukan ziarah di Surabaya sebelum melakukan perjalanan kembali menuju Tapin, Kalimantan Selatan, menggunakan Kapal Virgo Transport 8.

“Kami warga Tapin, rombongan ziarah delapan orang dari Surabaya mau balik ke Tapin, Kalsel. Kami berharap semuanya selamat,” ujar Maolida.

Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9). Kapal tersebut membawa 243 orang.

Basarnas memperkuat operasi pencarian dan pertolongan dengan mengerahkan unsur udara serta kapal SAR gabungan.

Hingga Minggu (13/9) pukul 12.00 Wita, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 103 orang dari total 243 orang yang berada di Kapal Virgo Transport 8. Dari jumlah tersebut, enam orang meninggal dunia dan 97 orang dinyatakan selamat.

TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang, terdiri atas 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara itu, TB TCP mengevakuasi 38 orang dengan rincian 33 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.

Adapun MV Haida berhasil mengevakuasi 49 orang dari Kapal Virgo Transport 8 dan seluruhnya dinyatakan selamat.

Dengan demikian, total korban yang telah berhasil dievakuasi hingga pukul 12.00 Wita mencapai 103 orang, terdiri atas 97 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.