Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabut Asap Karhutla Kepung Kayong Utara, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya.

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 20:27 WIB | Oleh:
Kabut Asap Karhutla Kepung Kayong Utara, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya. Doc: Antara Foto
Ket. Kondisi udara di Kabupaten Kayong Utara.

Bupati Kayong Utara Romi Wijaya mengatakan hampir seluruh wilayah di daerah itu kualitas udaranya berbahaya akibat kabut asap yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Hampir semua wilayah di Kabupaten Kayong Utara kualitas udaranya berbahaya," kata Romi Wijaya di Sukadana, Rabu.

Ia mengatakan Kabupaten Kayong Utara hingga saat ini masih berada dalam kondisi darurat asap, karhutla, dan kekeringan. Kondisi tersebut diperparah dengan belum adanya potensi hujan yang signifikan di wilayah itu.

Ia menyebutkan berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan di Kabupaten Kayong Utara masih belum berpotensi turun, meskipun sejumlah kabupaten/kota lain di Kalimantan Barat telah diguyur hujan.

"Oleh karena itu, saya mengimbau kita semua, khususnya warga Kayong, agar berhati-hati terhadap persoalan api. Ikut menjaga dan segera melaporkan kepada BPBD melalui kontak yang telah dibagikan apabila ada gejala atau kondisi yang membutuhkan penanganan segera," ujarnya.

Menurut Romi, kondisi kualitas udara di Kayong Utara bersifat fluktuatif. Pada waktu tertentu kondisi udara terlihat lebih terang, tetapi pada jam-jam tertentu kembali menjadi pekat akibat kabut asap.

Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, terutama terhadap kesehatan.

"Saya berharap kita disiplin menggunakan masker. Jangan sampai situasi dan kondisi ini membuat kesehatan kita menjadi buruk," katanya.

Romi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan karhutla.

Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi darurat asap, karhutla, dan kekeringan masih berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Ekonomi
Gerakan Pangan Murah Hadir ...
Luar Negeri
Korut Klaim Telah Kerahkan ...
Luar Negeri
Utusan AS Bertemu Presiden ...
Luar Negeri
Nigeria Laporkan Kasus Ebol...
Advertisement
Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.