Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Kalteng Jamin Ketersediaan Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kemarau

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 14:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Kalteng Jamin Ketersediaan Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kemarau Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memimpin langsung penyaluran air bersih kepada warga di Sei Gohong Kota Palangka Raya, Selasa (8/9/2026).

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, mengatakan pemerintah provinsi tak hanya berfokus pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau, tetapi juga menangani berbagai dampak yang dirasakan masyarakat, termasuk keterbatasan air bersih.

"Kami juga menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak," kata Agustiar di Palangka Raya, Rabu (09/9).

Pemprov Kalteng terus hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih akibat kondisi kemarau yang terjadi di sejumlah wilayah.

Agustiar juga turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Sei Gohong Kota Palangka Raya (08/9). Penyaluran tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Dalam penyaluran air bersih di Sei Gohong, tampak kehadiran gubernur disambut antusias masyarakat. Selain membantu mengisi air bersih ke masing-masing tempat yang disediakan, gubernur juga tampak berbincang dengan masyarakat.

Pemprov telah mendistribusikan ratusan ribu liter air bersih kepada masyarakat yang tersebar di berbagai desa maupun kelurahan di kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.

Selain pemenuhan kebutuhan air bersih, Pemprov Kalteng juga terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan menghadapi karhutla.

Dukungan pemerintah pusat juga berdatangan setelah kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Kalteng pada 22 Agustus 2026. Dukungan tersebut, antara lain berupa 500 pompa air, berbagai peralatan pendukung serta 1.000 flexible water tank yang dikirim menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara.

Adapun sebanyak 1.000 flexible water tank tersebut terdiri atas 500 tangki berkapasitas 1.000 liter dan 500 tangki berkapasitas 2.000 liter.

Sebelumnya, sejak awal Juli 2026, sebanyak 149 kendaraan pemadam dan 100 truk tangki air juga telah didistribusikan ke sejumlah wilayah yang rawan terjadi karhutla.

Tangki-tangki tersebut ditempatkan di sejumlah titik rawan karhutla untuk mendekatkan sumber air, sehingga tim satuan tugas (Satgas) dapat bergerak lebih cepat ketika terjadi kebakaran.

Gubernur menegaskan penanganan karhutla tidak hanya berorientasi pada pemadaman api, tetapi juga harus diiringi dengan upaya pencegahan dan peningkatan kesiapsiagaan seluruh pihak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Targetkan Peningkatan Utilisasi Industri Kopi pada 2029
    Ulasan artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat ...
  • Ekonomi Tiongkok Makin Ngebut! Ekspor-Impor Melonjak pada Agustus, Didukung Ledakan Industri AI
    Melihat lonjakan ekspor Tiongkok di sektor AI dan ...
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
Megapolitan
Jumlah pembatalan perjalana...
Rona
Edukasi demokrasi lewat Pem...
Megapolitan
Sekolah di Bekasi baru tera...
Ekonomi
Penguatan balai K3 untuk me...
Megapolitan
Wali Kota Jakarta Pusat Buk...

Perkemahan Pramuka berkebutuhan khusus

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Perkemahan Pramuka berkebut...
Daerah
Paus sperma terdampar di Pa...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Perpanjang...
Advertisement
Terlibat Korupsi, Seorang Mantan Gubernur Dihukum Mati

Terlibat Korupsi, Seorang Mantan Gubernur Dihukum Mati

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.