Gempa Susulan Flores Mulai Menurun, Warga Tetap Diminta Waspada Beberapa Pekan ke Depan
📅 Rabu, 09 Sep 2026, 08:24 WIB | Oleh: Yebdi TrismarGubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menyatakan aktivitas gempa susulan di Flores menunjukkan tren penurunan, meskipun masyarakat masih perlu mewaspadai potensi gempa dalam beberapa pekan ke depan.
“BMKG menyampaikan bahwa sampai Selasa (8/9) pukul 05.00 Wita sudah terjadi sekitar 13 ribu gempa susulan, dan 177 diantaranya dirasakan oleh masyarakat. Aktivitasnya memang menunjukkan tren menurun, tetapi masih fluktuatif,” katanya di Maumere, Kabupaten Sikka, Rabu.
Menurut dia, BMKG memperkirakan aktivitas gempa susulan masih berpotensi terjadi dalam tiga hingga empat minggu ke depan, sehingga kewaspadaan masyarakat dan kesiapsiagaan pemerintah tetap harus dijaga.
Melki mengatakan pemerintah juga perlu memberikan perhatian terhadap kondisi para penyintas, terutama karena September dan Oktober merupakan periode menuju puncak musim kemarau yang dapat memengaruhi kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian.
Melki mengatakan pendataan kerusakan rumah dan masyarakat terdampak juga terus dilakukan untuk memastikan bantuan maupun penanganan pemerintah diberikan secara tepat sasaran.
Hingga saat ini, sebanyak 3.042 rumah telah didata, sedangkan 1.252 data masih dalam proses input dan sekitar 2.808 rumah masih dalam tahap pendataan.
“Tim verifikasi yang sudah mendapat pembekalan dari BNPB terus bekerja untuk memastikan seluruh data kerusakan dan masyarakat terdampak dapat diverifikasi dengan baik,” ujarnya.
Ia menargetkan proses verifikasi berikutnya dapat diselesaikan pada minggu depan, sehingga pemerintah dapat segera menentukan langkah penanganan berdasarkan data yang valid.
Untuk masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat, pemerintah juga mulai mempersiapkan pembangunan hunian sementara (huntara) sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan tempat tinggal para penyintas gempa.
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur NTT di Maumere serta dukungan Pemerintah Provinsi NTT dalam penanganan masyarakat terdampak gempa.
Ia secara khusus mengapresiasi dukungan Pemprov NTT terhadap masyarakat terdampak di Pulau Palue, termasuk koordinasi untuk mendukung akses transportasi laut.
Dia menambahkan berdasarkan laporan Satuan Tugas Penanganan Bencana, jumlah pengungsi di Kabupaten Sikka terus menurun dan saat ini tercatat sebanyak 925 kepala keluarga yang tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Kecamatan Palue, Kangae, dan Nita.
Sementara itu, sebanyak enam orang meninggal dunia dan sejumlah warga mengalami luka akibat gempa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!