Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korut Makin Berbahaya? Kim Jong Un Janjikan Angkatan Laut Berkekuatan Nuklir

📅 Senin, 07 Sep 2026, 09:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut Makin Berbahaya? Kim Jong Un Janjikan Angkatan Laut Berkekuatan Nuklir Doc: AFP
Ket. Kim Jong Un berjanji menjadikan angkatan laut Korea Utara sebagai kekuatan nuklir.

Seoul - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjanji akan membangun angkatan laut negaranya menjadi kekuatan bersenjata nuklir, demikian dilaporkan media pemerintah pada Senin (7/9), saat latihan maritim yang melibatkan sekutu Amerika Serikat (AS) dijadwalkan dimulai.

Latihan militer yang melibatkan Jepang, Korea Selatan, dan AS pada pekan ini tersebut dibentuk pada 2023 sebagai respons terhadap ancaman rudal dan nuklir Korea Utara.

Kim menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri upacara pengoperasian kapal perang Kang Kon di kota pelabuhan Wonsan pada Minggu. Kapal tersebut sempat mengalami kerusakan dan sebagian terbalik ketika diluncurkan pada Mei 2025, menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

"Kita harus memastikan pengoperasian sistem tempur nuklir yang beragam dan efektif untuk menghadapi perang nyata dengan mengembangkan angkatan laut kita menjadi kekuatan bersenjata nuklir," kata Kim dalam upacara tersebut, sebagaimana dilaporkan KCNA.

Ia mengatakan kapal perusak generasi baru tersebut harus mampu memberikan serangan balasan mematikan terhadap musuh kapan pun mendapat perintah, karena menjadi bagian dari sistem respons nuklir negara.

Foto-foto yang dirilis menunjukkan Kim didampingi putrinya, Ju Ae, yang disebut-sebut dipersiapkan sebagai penerus kepemimpinan ayahnya.

Pada Juli, Kim mengawasi uji coba kapal Kang Kon, satu dari dua kapal perang kelas 5.000 ton yang diluncurkan tahun lalu. Uji coba tersebut dilakukan lebih dari setahun setelah kapal mengalami kerusakan saat peluncuran.

Sementara itu, latihan militer yang melibatkan sekutu AS dan diberi nama Freedom Edge dijadwalkan berlangsung hingga Jumat di perairan internasional di sebelah timur dan selatan Pulau Jeju, Korea Selatan.

Latihan tersebut tetap dilaksanakan meski Presiden AS Donald Trump mengurangi skala latihan militer lainnya bersama Korea Selatan. Trump diketahui berupaya membuka kembali diplomasi dengan Pyongyang terkait program nuklir Korea Utara.

Seoul dan Washington bulan lalu menyelesaikan latihan Ulchi Freedom Shield. Latihan tersebut diperpendek dari 11 hari menjadi lima hari atas perintah Trump dengan alasan tingginya biaya serta hubungan baiknya dengan Kim.

Meski Trump melakukan pendekatan terhadap Pyongyang, Korea Utara sejauh ini menunjukkan sedikit tanda akan merespons. Negara itu tetap meluncurkan rudal dan mengecam latihan militer yang diperkecil, persetujuan Washington atas penjualan senjata kepada Korea Selatan, serta rencana pendanaan program untuk mendokumentasikan pelanggaran hak asasi manusia di Korea Utara.

Pyongyang berulang kali menyatakan dirinya sebagai negara nuklir yang "tidak dapat dibalikkan" sejak pertemuan Kim dan Trump pada 2019 di Hanoi berakhir tanpa kesepakatan mengenai cakupan denuklirisasi dan keringanan sanksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
Olahraga
Klasemen Liga Inggris: City...
Advertisement
Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

07 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.