Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KSOP: Penyeberangan Bakauheni-Merak Tetap Normal saat Anak Krakatau Erupsi

📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 16:45 WIB | Oleh:
KSOP: Penyeberangan Bakauheni-Merak Tetap Normal saat Anak Krakatau Erupsi Doc: Dokumen PT ASDP

JAKARTA - Aktivitas penyeberangan Pelabuhan Bakauheni menuju Merak tetap normal meski Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi. Kondisi tersebut memastikan layanan transportasi laut tetap berjalan, sementara pemantauan aktivitas vulkanik terus dilakukan oleh pihak berwenang setempat.

Kepala KSOP Kelas IV Bakauheni, Capt. Suratno, mengatakan belum ada dampak erupsi terhadap operasional penyeberangan hingga Sabtu pagi. Ia menyebut seluruh layanan pelabuhan masih berjalan seperti biasa tanpa gangguan berarti akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau tersebut.

"Untuk di penyeberangan dari Bakauheni sampai saat ini belum ada efek sama sekali," katanya dalam keterangan pers pada Sabtu (5/9). Pernyataan tersebut menegaskan operasional lintasan Bakauheni-Merak masih aman, meski perhatian terhadap kondisi Selat Sunda tetap meningkat saat ini.

Suratno menjelaskan Pelabuhan Bakauheni berada sekitar 30 nautical mile dari Gunung Anak Krakatau, atau lebih dari 50 kilometer. Jarak tersebut menjadi salah satu alasan aktivitas pelabuhan belum merasakan pengaruh langsung dari erupsi gunung tersebut hingga kini.

Kondisi jarak yang cukup jauh membuat kegiatan kapal penyeberangan tetap berlangsung sesuai pola operasional yang telah berjalan sebelumnya. Petugas pelabuhan juga terus memperhatikan perkembangan situasi untuk memastikan keselamatan penumpang, kendaraan, serta awak kapal tetap aman semuanya.

"Jarak Bakauheni itu kurang lebih sekitar 30 nautical mile, atau hampir 50 kilometer lebih ke Anak Krakatau," ujar dia.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi pertimbangan penting dalam memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan normal hingga kini secara aman.

Selain kondisi pelabuhan, jumlah armada yang melayani lintasan Bakauheni-Merak juga masih dipertahankan seperti kondisi operasional sebelumnya saat ini. Sebanyak 28 kapal tetap beroperasi untuk melayani mobilitas masyarakat dan distribusi kendaraan melalui jalur penyeberangan Selat Sunda.

Suratno memastikan tidak terdapat pengurangan jumlah kapal akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau yang kembali mengalami erupsi tersebut hingga kini. Dengan armada tetap tersedia, pengguna jasa penyeberangan masih dapat melakukan perjalanan tanpa perubahan layanan yang signifikan hingga kini.

"Kalau kapal, jumlahnya tetap beroperasi 28," kata dia.

Situasi tersebut menunjukkan layanan penyeberangan masih berjalan normal, sementara otoritas tetap memantau perkembangan Gunung Anak Krakatau secara berkala. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Daerah
Harga Beras Bikin Resah, Bu...
Daerah
Wisata TWA Kawah Ijen Ditut...
Nasional
Wamenkes Sebut Percobaan Bu...
Advertisement
Kemenhub : Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

Kemenhub : Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

05 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.