Advance Sweat Reduction, Teknologi Medis untuk Membantu Mengatasi Keringat Berlebih di Ketiak
📅 Minggu, 06 Sep 2026, 21:23 WIB | Oleh: Haryo BronoPada hari kelima, perban utama dapat dibuka oleh dokter. Aktivitas ringan sehari-hari umumnya dapat kembali dilakukan setelah sekitar satu minggu. Sementara itu, aktivitas fisik yang lebih berat, termasuk olahraga dan angkat beban, dapat dilakukan secara bertahap pada minggu kedua hingga keempat.
Diklaim Dapat Mengurangi Keringat hingga 90 Persen
Menurut informasi prosedur tersebut, Advance Sweat Reduction dapat menurunkan produksi keringat di ketiak sekitar 70–90 persen secara permanen.
Selain mengurangi produksi keringat, prosedur ini juga diklaim dapat membantu mengurangi bau badan. Namun, terdapat kemungkinan keringat kembali muncul pada sekitar 10–20 persen kasus, yang antara lain dapat terjadi karena adanya kelenjar mikro yang tidak terangkat atau tertangani.
Jika hasil yang diperoleh belum optimal, prosedur disebut dapat dipertimbangkan untuk dilakukan kembali setelah melalui evaluasi dokter.
Salah satu keunggulan yang disebutkan dari prosedur ini adalah tidak memicu keringat kompensasi, yaitu kondisi ketika tubuh meningkatkan produksi keringat pada bagian lain seperti punggung, dada, atau paha.
Selain itu, prosedur tersebut memiliki karakter minimal invasif, waktu tindakan relatif singkat, serta memungkinkan pemulihan dalam konsep one-day treatment.
Tidak Semua Penderita Hiperhidrosis Menjadi Kandidat
Irwan menekankan pentingnya pemeriksaan untuk menentukan penyebab keringat berlebih sebelum pasien menjalani tindakan.
Pasien yang dapat dipertimbangkan untuk menjalani Advance Sweat Reduction antara lain mereka yang mengalami keringat berlebih pada ketiak selama sedikitnya enam bulan, tidak memperoleh hasil memadai setelah menggunakan deodoran atau obat-obatan, serta mengalami gangguan terhadap aktivitas sehari-hari, pekerjaan, maupun kondisi psikologis akibat hiperhidrosis.
Sebaliknya, prosedur tersebut tidak ditujukan bagi pasien yang keringat berlebihnya merupakan akibat penyakit lain, seperti gangguan tiroid atau diabetes. Dalam kondisi demikian, penyakit yang mendasarinya perlu dievaluasi dan ditangani terlebih dahulu.
Efek Samping dan Risiko
Seperti prosedur medis lainnya, Advance Sweat Reduction juga memiliki kemungkinan efek samping. Setelah tindakan, pasien dapat mengalami memar, pembengkakan ringan, rasa kaku atau pegal, serta perubahan warna kulit ketiak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!