Medvedev, Pegula, dan Shelton Melaju, Hujan Kembali Ganggu Jadwal US Open
📅 Kamis, 03 Sep 2026, 07:31 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNEW YORK — Daniil Medvedev melaju ke babak ketiga US Open 2026 setelah mengatasi wildcard Amerika Serikat, Sebastian Gorzny, pada hari Kamis (3/9) dini hari WIB. Sementara itu, Jessica Pegula tampil dominan saat menyingkirkan sesama petenis Amerika, Sofia Kenin. Ben Shelton juga harus bekerja keras untuk melewati Hubert Hurkacz dalam hari lain yang kembali diganggu hujan.
Medvedev, juara US Open 2021, mengawali pertandingan di Louis Armstrong Stadium dengan kemenangan meyakinkan 6-1, 6-3, 7-5 atas Gorzny.
Namun, bukan lawannya yang menjadi sumber gangguan terbesar bagi petenis Rusia tersebut. Dua burung yang hinggap di net sempat membuat pertandingan terhenti dan menguji kesabaran Medvedev yang dikenal emosional di lapangan.
Bagi Medvedev, kemenangan tersebut memastikan langkahnya berlanjut ke putaran ketiga turnamen Grand Slam terakhir tahun ini.
Unggulan ketiga, Jessica Pegula, justru tidak membutuhkan waktu lama untuk memastikan tiket ke babak berikutnya.
Pegula hanya memerlukan 56 menit untuk menghancurkan perlawanan Sofia Kenin dengan skor 6-3, 6-1 pada pertandingan pertama di Arthur Ashe Stadium.
Kemenangan telak tersebut mengantarkan Pegula, finalis US Open 2024, menuju pertemuan dengan petenis Kanada Leylah Fernandez, runner-up US Open 2021.
“Bisa keluar dari lapangan dalam waktu kurang dari satu jam tidak selalu terjadi. Jadi, saya akan menikmati kemenangan ini,” kata Pegula.
Penampilan Pegula menjadi salah satu yang paling meyakinkan dari para pemain Amerika pada hari tersebut.
Sementara itu, unggulan kedelapan Ben Shelton harus melewati pertandingan yang jauh lebih berat. Shelton menaklukkan petenis Polandia, Hubert Hurkacz, dalam pertarungan empat set dengan skor 6-3, 5-7, 7-6(3), 7-5.
Dukungan penonton tuan rumah menjadi energi tambahan bagi Shelton untuk melewati perlawanan keras Hurkacz.
Shelton datang ke US Open dengan status sebagai salah satu harapan terbesar Amerika Serikat untuk mengakhiri penantian panjang di sektor tunggal putra.
Amerika Serikat belum memiliki juara tunggal putra di turnamen Grand Slam selama 23 tahun. Peluang tersebut semakin terbuka tahun ini setelah petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, absen akibat cedera sehingga persaingan di papan atas menjadi lebih terbuka.
Namun, tidak semua petenis Amerika mampu melanjutkan perjalanan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!