Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian PU Tangani Rumah Ibadah Terdampak Gempa NTT

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 08:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian PU Tangani Rumah Ibadah Terdampak Gempa NTT Doc: Kementerian PU
Ket. Kementerian PU lakukan penanganan rumah ibadah terdampak gempa Flores

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan terhadap rumah ibadah, yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kalau bangunan kita kerjakan ulang, di manapun kearifan lokal harus dijaga. Jadi, harus koordinasi dengan yang menggunakan atau mengelola bangunan tersebut," kata Menteri PU Dody Hanggodo, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/9).

Kementerian PU menindaklanjuti hasil pemeriksaan kondisi bangunan rumah ibadah Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus di Dampek, Kabupaten Manggarai Timur serta Masjid Nurul Huda Reo di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Penanganan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan masing-masing bangunan, dengan tetap memperhatikan keselamatan, kebutuhan pengguna, serta kearifan lokal masyarakat setempat.

Pendekatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Dody saat meninjau Gereja Santo Petrus dan Paulus Dampek serta Masjid Nurul Huda Reo.

Berdasarkan hasil identifikasi, terdapat tiga bangunan Gereja Santo Petrus dan Paulus Dampek yang diperiksa, yakni gedung peribadatan gereja, gedung aula gereja, dan rumah pastoran. Hasil pemeriksaan menunjukkan gedung peribadatan gereja dan gedung aula mengalami kerusakan struktural dan dinyatakan tidak aman untuk digunakan. Sementara itu, rumah pastoran tidak mengalami kerusakan dan dinyatakan aman untuk digunakan kembali.

Sebagai tindak lanjut, jemaat gereja melakukan pembongkaran atau Cear Di'a serta pembersihan bangunan gereja dan aula. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan proses adat sebagai bagian dari upaya masyarakat untuk menjaga nilai-nilai adat dan kearifan lokal yang melekat dalam kehidupan jemaat di Dampek.

Pihak gereja juga melakukan pengamanan aset-aset gereja sebelum pembongkaran bagian atap dengan melibatkan sekitar 30 jemaat, dibantu sekitar 20 personel Polda NTT untuk mendukung kelancaran dan keamanan proses di lapangan.

Selanjutnya, Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) NTT menyiapkan penanganan Gereja Santo Petrus dan Paulus melalui pendekatan rancang bangun, dengan terlebih dahulu melakukan kajian terhadap kondisi struktur bangunan eksisting.

Penanganan tersebut juga akan melibatkan pengurus gereja dalam proses perencanaan sehingga bangunan yang nantinya dibangun kembali tetap sesuai dengan kebutuhan jemaat dan karakter lokal.

Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap Masjid Nurul Huda Reo menunjukkan struktur utama bangunan secara umum masih berdiri tegak.

Namun, ditemukan sejumlah kerusakan pada elemen struktur dan nonstruktur.

Hasil identifikasi menunjukkan kerusakan pada kolom level IV sebesar 4,67 persen, kolom level III 3,125 persen, kerusakan plafon 60 persen, serta kerusakan dinding 10 persen.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, gedung utama Masjid Nurul Huda Reo dikategorikan rusak sedang, sehingga penanganan yang direkomendasikan meliputi pembongkaran seluruh plafon, pembongkaran pada bagian dinding yang mengalami retak lebih dari 6 milimeter, serta perkuatan struktur bangunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

TNI dan ADF Gelar Latihan Operasi Amfibi

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
TNI dan ADF Gelar Latihan O...
Ekonomi
GPM Meriahkan Peringatan Ha...

Eksplorasi Mata Air dari Sungai Bawah Tanah

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Eksplorasi Mata Air dari Su...
Luar Negeri
Delapan Negara Bagian AS Gu...

Kepala dan Wakil Kepala BPGMN Resmi Dilantik

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kepala dan Wakil Kepala BPG...

Olah TKP Ledakan

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Olah TKP Ledakan
Megapolitan
Benyamin S Award untuk Ting...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.