Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengejutkan Kacamata Pintar Berkamera Terancam Dilarang di Norwegia, Ini Alasannya!

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 06:54 WIB | Oleh:
Mengejutkan Kacamata Pintar Berkamera Terancam Dilarang di Norwegia, Ini Alasannya! Doc: Antara foto/situs web Meta
Ket. Ilustrasi - Kacamata pintar terbaru dari Meta. Dalam foto ini Meta Glasses by Kylie.

JAKARTA - Pemerintah Norwegia mempertimbangkan larangan penggunaan kacamata pintar dan perangkat yang dikenakan (wearable) lain yang dilengkapi kamera di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai risiko terhadap privasi individu dari teknologi tersebut.

Dilansir dari laporan Tech Crunch pada Rabu (2/9) waktu setempat, Menteri Digital Norwegia Karianne Tung mengatakan pemerintah sedang mempertimbangkan aturan untuk perangkat wearable berkamera, termasuk yang dibuat oleh perusahaan teknologi seperti Meta dan Snap.

Saat ini tengah ramai penggunaan perangkat yang dilengkapi kamera dapat terhubung ke internet dan dilengkapi teknologi pengenalan wajah.

Perkembangan teknologi itu memicu kekhawatiran dari kelompok pemerhati kebebasan sipil yang menilai perangkat tersebut dapat mengganggu privasi masyarakat.

Karianne mengatakan saat ini sedang tren teknologi yang menggabungkan kecerdasan artifisial (AI) dengan kamera dan mikrofon lalu dipasang pada kacamata, headphone, topi, serta berbagai benda yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kita harus mencegah perangkat ini digunakan untuk memantau orang lain di ruang publik," kata Karianne.

Menurutnya, aturan yang disiapkan pemerintah Norwegia juga dapat mencakup larangan penggunaan teknologi pengenalan wajah terhadap orang lain di tempat umum.

Untuk mengkaji kebijakan tersebut, Karianne berencana membentuk kelompok yang terdiri atas sejumlah pakar.

Kelompok tersebut akan memberikan masukan kepada pemerintah mengenai langkah yang diperlukan untuk memperkuat perlindungan hak privasi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.