Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Kebakaran di Pasar Pa’baeng-baeng Makassar Dapat Bantuan Renovasi dan Modal

5 Kamis, 03 Sep 2026, 07:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korban Kebakaran di Pasar Pa’baeng-baeng Makassar Dapat Bantuan Renovasi dan Modal Korban Kebakaran di Pasar Pa’baeng-baeng Makassar Dapat Bantuan Renovasi dan Modal Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat melakukan peninjauan di lokasi bekas kebakaran Pasar Pabaeng-baeng dan menjanjikan perbaikan serta bantuan permodalan bagi pedagang di Makassar, Rabu (2/9/2026).

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan bantuan perbaikan/renovasi kios pedagang di Pasar Pa’baeng-baeng yang terdampak kebakaran selesai dalam waktu 2–3 minggu, termasuk bantuan permodalan.

"Pemulihan Pasar Pa’baeng-baeng harus diarahkan pada percepatan perbaikan infrastruktur agar aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan," ujarnya di Makassar, Rabu (02/9).

Munafri Arifuddin mengatakan percepatan rehabilitasi los menjadi penting agar pedagang tidak terlalu lama kehilangan tempat untuk menjalankan usahanya.

“Ini perlu supaya cepat ada rehabilitasi untuk memastikan mereka kembali bisa jualan. Saya tadi sudah melihat kira-kira 2–3 minggu proses ini kita akan jalankan untuk memastikan los-los tempat jualan ini bisa dipergunakan kembali untuk para pedagang melakukan kegiatan usahanya,” katanya.

Selain perbaikan fisik, Munafri juga merespons aspirasi pedagang yang meminta dukungan permodalan untuk kembali memutar usaha setelah terdampak kebakaran.

Ia meminta jajaran kelurahan dan kecamatan melakukan pendataan pedagang untuk kemudian difasilitasi mendapatkan akses pembiayaan melalui perbankan, termasuk skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Kita akan mempertemukan melalui Pak Lurah, Pak Camat, yang ada di sini untuk kami akses melalui proses permodalan tambahan. Melalui bank-bank yang sistem penyaluran KUR dan sebagainya,” jelasnya.

Lebih jauh, Munafri meminta peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat mitigasi kebakaran bagi masyarakat di seluruh pasar yang ada di Kota Makassar.

Ia meminta PD Pasar memastikan ketersediaan dan keaktifan alat pemadam api ringan (APAR) serta hidran sebagai perangkat pertolongan awal ketika terjadi kebakaran.

“Mulai dari sekarang dicek seluruh pasar-pasar yang ada untuk keaktifan alat-alat untuk bisa memberikan pertolongan pertama ketika terjadi hal-hal yang seperti ini,” tegasnya.

Selain sarana pemadam, Munafri juga menyoroti instalasi listrik di pasar. Ia meminta seluruh jaringan listrik diperiksa dan dipastikan aman untuk mencegah potensi korsleting.

“Listriknya jangan asal colok, jangan disambung-sambung sembarangan. Pastikan instalasi listriknya aman supaya tidak mudah mengakibatkan korsleting,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

WHO Setujui Uji Klinis Dua Vaksin Ebola Bundibugyo

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
WHO Setujui Uji Klinis Dua ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.