Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN Mulai Kembangkan Gas ANG untuk Pengganti LPG Tiga Kilogram

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 13:17 WIB | Oleh:
BRIN Mulai Kembangkan Gas ANG untuk Pengganti LPG Tiga Kilogram Doc: dok
Ket. LPG tiga kilogram

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan inovasi Adsorbed Natural Gas (ANG) yang diproyeksikan menjadi alternatif pengganti gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) bagi rumah tangga.

Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan bahwa teknologi yang dikembangkan menggunakan Metal Organic Framework (MOF) tersebut akan menghadirkan tingkat efisiensi pemakaian yang amat tinggi.

"Jadi akan ada efisiensi dua kali, hampir 1,5 sampai dua kali lipat, dan ini akan menjadi revolusi energi di Indonesia," katanya dalam kegiatan Energy Week 2026 di Jakarta, Selasa (22/9).

Arif mencontohkan, apabila sebuah rumah tangga biasanya menghabiskan satu tabung gas konvensional berkapasitas tiga kilogram dalam waktu sepuluh hari, teknologi ANG dapat memperpanjang durasinya hingga 20-25 hari.

Inovasi terobosan yang ramah lingkungan ini, jelas dia, dikembangkan secara kolaboratif bersama pakar ternama dari Kyoto, Prof Susumu Kitagawa, dengan membangun laboratorium kemitraan (sister lab) di Serpong, Tangerang Selatan.

"Mohon doanya moga-moga 2027 ini inovasi ini bisa kita launching, dan kemudian bisa disebarluaskan kepada masyarakat," ujar Arif.

Menurut Kepala BRIN, pengembangan sumber energi gas baru ini merupakan bagian dari upaya keras BRIN dalam menuntaskan mandat kemandirian dan kedaulatan energi nasional agar sejajar dengan negara-negara maju.

Sebab, inovasi yang kuat, ekosistem yang kondusif, serta ekosistem yang menghubungkan laboratorium, perguruan tinggi, industri, pemerintah, dan masyarakat diperlukan dalam upaya transformasi energi nasional.

"Pengembangan energi terbarukan menjadi salah satu prioritas penting, karena kita punya potensi sangat besar, energi surya, panas bumi, angin, bioenergi, serta berbagai sumber energi bersih lainnya," tutur Arif Satria.

Sementara, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menilai langkah hilirisasi teknologi yang digawangi oleh pihak BRIN bersama para peneliti di perguruan tinggi ini menjadi jalan keluar yang paling masuk akal dan berkelanjutan.

"Dengan riset yang kuat, talenta yang unggul, dan industri yang terlibat insya Allah Indonesia mampu membangun kemandirian energi, memperkuat industri nasional, dan melangkah menjadi negara maju," ucap Brian Yuliarto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Wali Kota Tangerang Minta A...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Ajak Sejum...
Luar Negeri
Para Pemimpin G7 Kutuk Sera...

Sabu Senilai Rp15 Miliar Berhasil Disita Polisi

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Sabu Senilai Rp15 Miliar Be...
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.