Harga Beras Turun ke 3.000 Yen, Jepang Borong Kembali 210.000 Ton dari Stok Darurat
📅 Selasa, 01 Sep 2026, 15:37 WIB | Oleh: Deri HenriawanTOKYO - Pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan untuk membeli kembali 210.000 ton beras darurat yang dirilis tahun lalu, dengan tujuan untuk mencegah penurunan harga karena pasokan beras pokok meningkat, demikian dilaporkan Kyodo News pada hari Senin (31/8), mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan berencana untuk mengajukan penawaran melalui kontrak negosiasi pada tanggal 18 September, menurut laporan tersebut.
Ini akan menandai pembelian kembali beras pertama yang dirilis pemerintah dari stoknya.
Awalnya, kementerian tersebut mengalokasikan anggaran untuk membeli kembali 150.000 ton beras pada tahun fiskal 2026. Namun, angka tersebut ditingkatkan setelah persediaan beras sektor swasta melonjak hingga mencapai rekor tertinggi. Keputusan final diperkirakan bakal diambil saat prospek panen tahun ini sudah lebih jelas.
Pemerintah Jepang melepas total 590.000 ton beras cadangan pada 2025 untuk membantu meredam lonjakan harga di tengah kelangkaan pasokan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Harga rata-rata eceran beras di pasar swalayan secara nasional telah turun ke kisaran 3.000 yen (Rp330.000) per 5 kg, turun dari sekitar 4.000 yen saat terjadi puncak krisis kelangkaan pasokan. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!