Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kuwait Puji Etos Pekerja Migran Indonesia, Buka Peluang Perluasan Besar-besaran

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 16:26 WIB | Oleh:
Kuwait Puji Etos Pekerja Migran Indonesia, Buka Peluang Perluasan Besar-besaran Doc: AFP

JAKARTA - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) membidik perluasan peluang penempatan pekerja migran terampil (skilled worker) di Kuwait melalui pembaruan nota kesepahaman (MoU) kerja sama ketenagakerjaan kedua negara.

Pembahasan pembaruan kerja sama tersebut mengemuka saat Menteri P2MI Mukhtarudin menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Kuwait untuk Indonesia Khalid Jassim Alyassin di Jakarta, Senin (21/9).

"Di Kuwait, menurut kami peluangnya masih besar yang bisa diperluas kerja samanya. Kami memiliki sumber daya manusia yang cukup banyak dan terus meningkatkan skilled worker atau pekerja yang lebih mempunyai keahlian di sektor-sektor formal yang dibutuhkan Kuwait,” kata Mukhtarudin dalam keterangan tertulis KP2MI.

Menteri Mukhtarudin menjelaskan bahwa Kuwait merupakan negara sahabat yang memiliki potensi pasar kerja cukup besar bagi PMI, khususnya di sektor formal yang membutuhkan kualifikasi dan kompetensi khusus.

Langkah peningkatan kompetensi tenaga kerja ini, menurut Mukhtarudin, selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pelindungan sekaligus meningkatkan kualitas penempatan PMI di luar negeri.

"Ke depan pekerja migran kita harus memiliki kompetensi yang sesuai kebutuhan, penguasaan bahasa yang baik, serta mentalitas, disiplin, dan etos kerja keras," ujarnya.

Sementara itu, Duta Besar Kuwait Khalid Jassim Alyassin mengungkapkan saat ini terdapat sekitar 6.200 pekerja Indonesia yang beraktivitas di Kuwait.

Jumlah tersebut dinilai masih relatif kecil dibanding potensi yang dapat dikembangkan.

Para PMI di Kuwait bekerja di berbagai sektor strategis, antara lain tenaga kesehatan seperti perawat, industri perhotelan (hospitality), sektor penjualan (sales), hingga industri perminyakan.

Khalid mengapresiasi etos kerja pekerja Indonesia yang dinilai ulet, disiplin, taat hukum, serta mudah berbaur dengan masyarakat lokal. Atas dasar itu, pemerintah Kuwait secara resmi meminta penambahan jumlah PMI ke negaranya.

"Pekerja Indonesia di Kuwait sangat ulet, disiplin, dan mengikuti aturan. Karena itu, kami meminta untuk bisa menambah jumlah pekerja Indonesia di Kuwait," tutur Khalid.

Terkait dengan pembaruan regulasi, Khalid menyampaikan pihak Public Authority for Manpower Kuwait siap bekerja sama dengan KP2MI untuk meninjau dan menyesuaikan MoU ketenagakerjaan yang telah ditandatangani sejak Mei 1996.

Pertemuan lanjutan guna membahas penguatan dan perubahan draf kesepakatan tersebut direncanakan dapat digelar di Indonesia, Kuwait, maupun secara daring.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SIP2MI) per 20 September 2026, tercatat sebanyak 292.471 lowongan kerja luar negeri aktif, dengan 216.236 di antaranya (73,93 persen) masih belum terisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Bahan-bahan Lokal Dimanfaatkan untuk Mengolah Air Gambut  

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bahan-bahan Lokal Dimanfaat...
Daerah
Cegah Stunting Sejak Dini, ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.