Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Embung Sebayar Jadi Sumber Air Alternatif Warga Natuna

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Embung Sebayar Jadi Sumber Air Alternatif Warga Natuna Doc: Antara
Ket. Proses peninjuan mesin pompa air baku di Embung Sebayar pada Senin (1/9) oleh Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna Agino Riko (tengah) dan Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Nusa Zaharuddin (pertama kiri).

Natuna - Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mulai memanfaatkan Embung Sebayar sebagai sumber alternatif air baku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat seiring menurunnya debit air dari sejumlah sumber yang selama ini digunakan.

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna Agino Riko di Natuna, Senin (31/8), mengatakan pemanfaatan air dari Embung Sebayar telah dilakukan sejak sepekan terakhir.

“Kita sudah mulai memanfaatkan embung karena sumber air yang selama ini digunakan perusahaan daerah sudah berkurang,” ucapnya.

Menurut Agino, air dari embung tersebut didistribusikan kepada warga melalui jaringan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Nusa. Pemkab Natuna juga membantu biaya operasional sesuai kebutuhan di lapangan hingga perumda dinilai mampu mengelola distribusi secara mandiri.

Namun, air baku Embung Sebayar untuk sementara hanya dapat digunakan untuk kebutuhan nonkonsumsi. Hal itu karena air belum melalui instalasi pengolahan dan langsung dialirkan dari sumber menuju tempat penampungan sebelum disalurkan kepada warga.

“Kita akan melakukan pengujian terhadap air. Sampel sudah diambil dan akan diuji ke puskesmas terlebih dahulu,” kata Agino.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Nusa Zaharuddin mengatakan terdapat perbedaan tingkat kejernihan air antara kondisi di sumber dan air yang mengalir ke rumah warga berdasarkan pengamatan secara kasat mata.

Menurut dia, air di sumber terlihat sedikit berwarna, sedangkan air yang sampai ke rumah pelanggan tampak lebih jernih. Namun, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan kandungan bakteri maupun mikroorganisme lainnya.

Saat ini, air dari Embung Sebayar hanya dialirkan kepada pelanggan yang terhubung dengan jaringan pipa dari sumber Bukit Berangin.

“Air yang mengalir ke rumah-rumah pelanggan bisa lebih jernih karena sudah kami campur dengan sumber air lain yang kondisinya lebih jernih,” katanya.

Pemanfaatan Embung Sebayar menjadi langkah sementara Pemkab Natuna untuk menjaga ketersediaan air baku di tengah berkurangnya debit sumber air utama. Pemerintah daerah tetap perlu memastikan kualitas air melalui pengujian sebelum penggunaannya diperluas untuk kebutuhan konsumsi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Daerah
Embung Sebayar Jadi Sumber ...
Megapolitan
Al Azhar Galang Donasi untu...

Edukasi bahaya mikroplastik

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Edukasi bahaya mikroplastik
Luar Negeri
Bento Beku Makin Populer di...
Luar Negeri
Sengit dengan Tarif AS, Kan...

Transaksi video commerce meningkat

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Transaksi video commerce me...
Advertisement
Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.