Pemkot Batam Gelar Penyuluhan dan Pelayanan KB Gratis di 12 Tempat
📅 Rabu, 23 Sep 2026, 16:30 WIB | Oleh: SujarBATAM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menggelar penyuluhan kesehatan reproduksi sekaligus pelayanan keluarga berencana (KB) secara gratis dengan sistem jemput bola di 12 tempat pada 14 September hingga 6 Oktober 2026.
Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan, dan Kesejahteraan Keluarga Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) Kota Batam Dewi Murni mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi sekaligus berkonsultasi mengenai metode kontrasepsi yang sesuai.
“Di 12 titik itu ada penyuluhan juga, jadi masyarakat bisa bertanya tentang KB yang cocok, terutama bagi peserta KB baru. Bisa berkonsultasi dengan kader, penyuluh maupun tenaga medis. Hari ini pelayanan ada di Tanjung Buntung, Bengkong,” katanya dihubungi di Batam, Rabu.
Pelayanan tersebut dilaksanakan di 12 puskesmas yang mencakup Kelurahan Tanjung Riau, Sungai Lekop, Tanjung Piayu, Tanjung Uma, Belian, Tanjung Buntung, Kabil, Buliang, Tanjung Sengkuang, Batu Besar, Sadai dan Tanjung Uncang.
Jadwal beberapa hari ke depan, seperti di kantor Kelurahan Kabil pada 24 September, kantor Kelurahan Buliang pada 25 September, dan kantor Kelurahan Tanjung Sengkuang pada 29 September 2026.
Dewi menjelaskan layanan KB gratis tidak hanya tersedia selama kegiatan jemput bola di 12 tempat tersebut. Masyarakat dapat memperoleh pelayanan serupa setiap hari di seluruh puskesmas di Kota Batam.
“Di puskesmas tetap berjalan setiap hari dan gratis bagi masyarakat yang memiliki BPJS Kesehatan. Di Batam ada 21 puskesmas yang tersebar di setiap kecamatan untuk mendapatkan layanan KB gratis,” ujarnya.
Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri Victor Palimbong mengatakan pelayanan KB gratis juga dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kepulauan Riau dalam rangka menyambut World Contraception Day (WCD).
"Kegiatan tersebut berlangsung pada 7 September hingga 7 Oktober 2026 di setiap kabupaten/kota di Kepri melalui fasilitas kesehatan yang digerakkan oleh organisasi perangkat daerah masing-masing," katanya.
Untuk Kepri, program tersebut menargetkan 6.181 peserta baru (PB), 928 peserta baru metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), serta 2.403 peserta KB pasca-persalinan (KBPP).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!