Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, Ada Teknisi yang Menjaga Sirkuit Tetap Siap
📅 Senin, 31 Agu 2026, 18:30 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA – Ketika perhatian penonton tertuju pada pembalap dan persaingan di lintasan, berbagai pekerjaan teknis terus berlangsung di balik layar Pertamina Mandalika International Circuit. Kendaraan operasional, peralatan kerja, fasilitas keselamatan, hingga kondisi area sirkuit harus diperiksa dan dipastikan siap digunakan.
Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mencatat, sepanjang 2025, sirkuit yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, digunakan untuk berbagai kegiatan selama 270 hari.
Sirkuit dengan panjang lintasan 4,3 kilometer dan 17 tikungan tersebut menjadi lokasi berbagai ajang motorsport, termasuk MotoGP dan Asia Road Racing Championship, serta kegiatan motorsport nasional dan aktivitas lainnya.
Tingginya frekuensi penggunaan membuat pemeliharaan sirkuit tidak hanya dilakukan menjelang perlombaan. Di antara satu agenda dan agenda berikutnya, tim teknis tetap melakukan pemeriksaan dan perawatan terhadap berbagai fasilitas serta peralatan pendukung.
"Sebagai pengelola sirkuit, kesiapan tidak hanya dibutuhkan ketika event berlangsung, tetapi juga dalam proses persiapan dan pemeliharaan sehari-hari," ujar Direktur Operasional Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Donny Mahardjono, dalam keterangannya pada Senin (31/8/2026).
Menjaga Standar Keselamatan
Pekerjaan teknis di lingkungan motorsport mencakup berbagai aspek, mulai dari pemeliharaan kendaraan operasional hingga pemeriksaan fasilitas yang berkaitan dengan keselamatan.
Kompetensi teknisi menjadi salah satu faktor penting karena pekerjaan di lingkungan sirkuit harus mengikuti standar keselamatan yang berlaku. Peralatan yang digunakan juga dituntut mendukung pekerjaan secara presisi dan aman.
Menurut Donny, standar yang ditetapkan Federasi Internasional Sepeda Motor (FIM) harus diterapkan secara konsisten, termasuk ketika tidak ada balapan.
"Di MotoGP, detail kecil bisa menjadi bagian dari keselamatan. Karena itu, standar yang ditetapkan FIM harus kami jaga secara konsisten, bukan hanya saat balapan. Mulai dari kondisi lintasan dan run-off area hingga perangkat keselamatan dan kesiapan operasional, semuanya harus dipastikan dalam kondisi terbaik," katanya.
Dalam pemeliharaan kendaraan, teknisi menggunakan berbagai jenis peralatan, antara lain cordless tools, impact wrench, dan grinder untuk pekerjaan perawatan maupun perbaikan.
Namun, pemeriksaan kendaraan tidak selalu cukup dilakukan dengan melihat kondisi bagian luarnya. Sejumlah komponen membutuhkan pemeriksaan lebih detail menggunakan peralatan seperti thermal camera dan inspection camera.
Pemeliharaan juga mencakup kebersihan kendaraan dan area kerja. Pressure washer, blower, serta industrial vacuum digunakan untuk membantu pekerjaan pembersihan dan perawatan.
Komponen kendaraan operasional seperti aki dan wiper juga menjadi bagian dari pemeriksaan rutin untuk memastikan kendaraan dapat digunakan ketika dibutuhkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!