Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Cuma Pantai, Kuliner Jadi Penentu Daya Saing Pariwisata Bali

📅 Senin, 31 Agu 2026, 22:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukan Cuma Pantai, Kuliner Jadi Penentu Daya Saing Pariwisata Bali Doc: ANTARA/ HO-Pemkab Gianyar
Ket. Ilustrasi - Peserta menampilkan karya meracik kopi di sela kompetisi barista di Gianyar, Bali.

DENPASAR – Peningkatan inovasi dan daya saing menjadi kunci bagi pelaku usaha untuk bertahan sekaligus memperluas pasar di tengah persaingan yang semakin ketat.

Inovasi tidak hanya berkaitan dengan menciptakan produk baru, tetapi juga menyangkut efisiensi proses, pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas, dan kemampuan membaca perubahan kebutuhan konsumen.

Tanpa langkah tersebut, pelaku usaha berisiko tertinggal, sementara mereka yang mampu berinovasi memiliki peluang lebih besar meningkatkan produktivitas, nilai tambah, dan daya saing di pasar nasional maupun global.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali menilai perubahan tren kuliner wisatawan yang kini berburu pengalaman autentik menjadi ruang baru untuk mendorong peningkatan inovasi serta daya saing industri hospitality.

"Urusan makan dan minum bukan urusan isi perut saja, tapi yang sekarang lebih menonjol lagi adalah experience, kuliner sekarang sudah menjadi bagian pengalaman yang autentik bagi wisatawan untuk mengetahui cita rasa dan budaya satu daerah," kata Ketua PHRI Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati di Denpasar, Bali, Senin (31/8).

Mantan Wakil Gubernur Bali itu mengungkapkan saat ini mulai terjadi pergeseran perilaku wisatawan yang menginap di vila maupun kawasan pedesaan seperti Ubud dan Kintamani.

Wisatawan kini cenderung membeli bahan baku sendiri di pasar lokal untuk menjajal pengalaman memasak sesuai selera mereka.

Menurut dia, potensi pariwisata berbasis gastronomi ini sangat luar biasa jika mampu diolah dengan baik, terlebih Bali kaya akan produk pangan lokal.

Namun, ia menyayangkan kekayaan tersebut belum tereksplorasi secara maksimal.

"Sekarang kami masih iri melihat daerah lain seperti China atau Italia, Bali yang begitu kaya produk makanan lokal, yang baru muncul sekarang baru satu saja, sate lilit, yang lain-lainnya belum ada," ujarnya.

Untuk itu PHRI Bali berharap melalui pameran kuliner internasional Bali Interfood, para pelaku usaha dapat berinovasi mengolah bahan lokal, sehingga menghasilkan keunikan baru yang membedakan kuliner Bali di tingkat internasional.

Ia sendiri mencatat saat ini okupansi hotel di seluruh Bali di angka 60-65 persen dengan kawasan paling menonjol Sanur dan Ubud.

Keterisian ini lebih rendah dibanding bulan yang sama tahun 2025 lalu, namun tren kuliner menurut PHRI Bali merupakan peluang yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha kuliner.

Kehadiran pameran industri makanan dan minuman dinilai tepat waktu untuk memperkuat jejaring bisnis perhotelan dan restoran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Carrick Kecewa MU Gagal Men...

Liga Wanita Indonesia Resmi Dibuka

1 jam lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Liga Wanita Indonesia Resmi...
Luar Negeri
Aktivitas Olahraga Warga Si...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.