Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dunia Kurang Piknik, Kunjungan Wisatawan Global Kian Menurun

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 16:14 WIB | Oleh:
Dunia Kurang Piknik, Kunjungan Wisatawan Global Kian Menurun Doc: Getty Images
Ket. Fasad bangunan berwarna cerah di Nyhavn memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan di ibu kota Kopenhagen, Denmark.

MADRID - UN Tourism pada Sabtu (19/9) menurunkan proyeksi pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) global untuk tahun 2026 menjadi berkisar 1 persen hingga 2 persen, dari proyeksi awal 3-4 persen pada Januari lalu, seiring konflik di Timur Tengah dan kenaikan biaya perjalanan menekan momentum pertumbuhan.

Edisi terbaru World Tourism Barometer menunjukkan bahwa kunjungan wisman hanya meningkat 0,4 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada paruh pertama (H1) 2026. Sekitar 690 juta wisatawan melakukan perjalanan internasional selama periode tersebut, atau sekitar 3 juta lebih banyak dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kunjungan wisman meningkat sebesar 2 persen pada kuartal pertama (Q1) 2026, namun turun 1 persen pada Q2 2026. Pada Juni saja, kunjungan tersebut mengalami penurunan sebesar 3 persen (yoy).

Kunjungan wisman di Afrika tercatat meningkat 4 persen dalam enam bulan pertama tahun ini, diikuti oleh Eropa sebesar 3 persen, serta Benua Amerika sebesar 2 persen. Sementara itu, kunjungan ke kawasan Asia dan Pasifik naik 1 persen, namun masih berada 11 persen di bawah tingkat pada 2019.

Kawasan Timur Tengah mengalami penurunan kunjungan wisman sebesar 22 persen akibat konflik yang berdampak langsung terhadap kawasan tersebut, demikian menurut laporan itu.

Sekretaris Jenderal UN Tourism Shaikha Al Nuwais mengatakan, "Data terbaru menunjukkan sektor ini sedang menghadapi tekanan nyata dan berupaya mencari jalan keluar. Pariwisata memang tidak berhenti tumbuh, namun pertumbuhan tersebut rapuh. Situasi di Timur Tengah telah memengaruhi destinasi-destinasi yang jauh di luar kawasan itu sendiri dan menjadi pengingat jelas bahwa, di dunia yang saling terhubung ini, ketahanan perlu dibangun di mana pun, bukan hanya saat krisis melanda."

UN Tourism mengatakan proyeksi yang telah direvisi tersebut akan bergantung pada durasi konflik serta dampaknya terhadap harga minyak dan inflasi secara keseluruhan.

Harga yang tinggi dan ketidakpastian diperkirakan membuat para wisatawan tetap berfokus pada value for money, di mana banyak dari mereka kemungkinan akan memilih destinasi yang lebih dekat dengan tempat asal atau beralih ke perjalanan domestik, demikian menurut laporan tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Ekonomi
BI Siapkan Tiga Strategi ag...

Houthi Tegaskan Mekah Bukan Target Serangan

33 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Houthi Tegaskan Mekah Bukan...
Luar Negeri
Negosiasi AS-Iran Buntu, Tr...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.