Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Voli Antiklimak di SEA V Cup

📅 Senin, 27 Jul 2026, 06:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Voli Antiklimak di SEA V Cup Doc: ANTARA/Putra M. Akbar
Ket. Timnas Voli Indonesia meluapkan kegembiraannya usai mengalahkan Kamboja saat pertandingan perebutan peringkat ketiga SEA V Cup 2026 Leg 2 di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Minggu (26/7). Indonesia berhasil meraih peringkat ketiga usai mengalahkan Kamboja dengan skor 3-1 (25-18, 19-25, 25-20, dan 26-24).

JAKARTA – Sebagai tuan rumah tim bola voli Indonesia gagal, hanya meraih posisi ketiga dalam SEA V Cup 2026. Di leg kedua mengatasi perlawanan sengit Kamboja, 3-1 (25-18, 19-25, 25-20, 26-24) dalam pertandingan perebutan tempat ketiga di Jakarta Interantional Velodrome, Jakarta, Minggu.

Ini boleh dibilang antiklimaks, karena baru bulan lalu timnas voli Indonesia mencetak sejarah dengan menjuarai AVC Men’s Cup 2026 di India. Tak main-main dalam final Indonesia menggulung Korea Selatan dengan skor meyakinkan 3-0, di Veer Savarkar Sports Complex, India, Minggu (28/6.

Jadi mungkin benar kata pelatih kepala voli Indonesia Toiran bahwa para pemain kelelahan. Sebab waktu sangat mepet usai juara di India. Maka tak berkutik menghadapi Vietnam di semifinal, Sabtu (25/7). Indonesia kalah 1-3.

Kapten tim nasional voli putra Indonesia Farhan Halim mengakui sudah berusaha tampil maksimal pada babak semifinal leg kedua SEA V Cup 2026. Tim Merah Putih mengakui ketangguhan Vietnam 1-3 (25-22, 22-25, 19-25, 18-25) pada babak semifinal leg kedua SEA V Cup 2026 yang berlangsung di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu.

“Buat belajar juga, ke depannya biar lebih siap lagi dibanding sebelumnya. Dalam pertandingan, kami juga berusaha maksimal,” ujar Farhan Halim usai pertandingan. “Maksudnya, kami tidak mau kalah apalagi di hadapan pendukung sendiri. Mau gimana lagi, kami sudah berjuang sebisa mungkin. Kami udah mencoba berbagai hal tapi hasilnya belum rezeki. Kami terima,” kata pemain berusia 25 tahun tersebut.

Sebelumnya, pelatih tim nasional Indonesia Reidel Toiran menyebut pencapaian Farhan Halim dan kawan-kawan terhenti pada babak semifinal SEA V Cup 2026 karena faktor kelelahan fisik. Mayoritas pemain tim Garuda sebelumnya tampil pada ajang AVC Nations Cup 2026 yang berlangsung di India.

Namun, saat perebutan tempat ketiga, timnas voli Indonesia langsung mengusai tempo permainan dan menekan pertahanan Kamboja.

Blok Hendra Kurniawan membuat Indonesia memenangkan set pertama dengan 25-18. Pada set kedua, Indonesia kerap melakukan kesalahan dalam penerimaan yang membuat Kamboja diuntungkan. Kamboja unggul 20-14 sampai kemudian menutup set kedua dengan 25-19.

Pada set ketiga, Indonesia melancarkan serangan untuk membongkar pertahanan solid Kamboja, sampai kemudian menutup set ini dengan 25-20. Pada set keempat, Indonesia awalnya memegang kendali tapi Kamboja memberikan perlawanan sengit kepada tim asuhan Reidel Toiran ini.

Tripel ace Alfin Daniel membuat Indonesia berbalik unggul 12-10, namun gagal mempertahankan keunggulan hingga disamakan menjadi 24-24. Indonesia akhirnya tampil lebih agresif untuk menutup laga ini dengan 26-24. Babak final berlangsung secara ideal antara timnas voli Thailand dan Vietnam. Saat berita ini diturunkan, laga masih berlangsung. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.