Bukan Sekadar Lestarikan Budaya & Tradisi, Singkawang Mooncake Festival 2026 Upaya Kembangkan Pariwisata dan Ekraf Daerah
📅 Selasa, 22 Sep 2026, 20:54 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO-Rudi
SINGKAWANG - Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan, Singkawang Mooncake Festival 2026 menjadi ruang untuk memadukan pelestarian budaya dan tradisi dengan pengembangan pariwisata serta ekonomi kreatif di kota itu.
"Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkenalkan, merawat, dan mengembangkan tradisi budaya Mooncake di tengah masyarakat," kata Tjhai Chui Mie saat membuka Singkawang Mooncake Festival di Singkawang, Selasa (22/9).
Ia mengatakan festival tersebut tidak sekadar menjadi perayaan budaya, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan tradisi kue bulan atau Mooncake kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda dan wisatawan yang berkunjung ke Singkawang.
Menurut dia, tradisi dan pengembangan pariwisata dapat berjalan beriringan apabila dikemas melalui kegiatan yang menarik, terbuka, dan dapat dinikmati berbagai kalangan.
"Ketika sebuah tradisi dikemas menjadi sebuah kegiatan yang menarik, terbuka, dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas, maka tradisi tersebut memiliki kesempatan yang lebih besar untuk dikenal oleh generasi muda, wisatawan, dan masyarakat dari luar Kota Singkawang," ujarnya.
Tjhai Chui Mie juga mendorong agar penyelenggaraan festival memberikan ruang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif dan usaha lokal untuk berkarya, mempromosikan produk, memperluas pasar, serta memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas pariwisata.
Ia berharap wisatawan yang datang tidak hanya menyaksikan rangkaian pertunjukan, tetapi juga dapat mengenal kekayaan budaya dan kuliner Singkawang, membeli produk kreatif lokal, serta membawa pengalaman tentang keberagaman budaya kota tersebut ke daerah asal.
Singkawang Mooncake Festival 2026 digelar selama sepekan, 21-27 September 2026, di kawasan Vihara Tri Dharma Bumi Raya Singkawang, Jalan Sejahtera, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat.
Beragam kegiatan disiapkan dalam festival tersebut, di antaranya kompetisi Chinese Dance, storytelling, pertunjukan musik tradisional, wayang gantung, lomba makan kue bulan, hiburan musik, Moon Cake Run, dan fashion Hanfu.
"Perpaduan tradisi, seni pertunjukan, dan aktivitas kreatif itu menjadi bagian dari upaya Singkawang menghadirkan festival budaya yang terbuka dan atraktif, sekaligus memperkuat daya tarik wisata kota yang dikenal sebagai salah satu kota dengan kekayaan budaya dan keberagaman yang kuat di Kalimantan Barat," katanya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!