Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Gelontorkan 1,66 Juta Ton Beras Sepanjang 2026! Naik 133% dari Tahun Lalu

📅 Senin, 31 Agu 2026, 18:07 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bapanas Gelontorkan 1,66 Juta Ton Beras Sepanjang 2026! Naik 133% dari Tahun Lalu Doc: istimewa
Ket. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman meninjau langsung penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (31/8). Peninjauan dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang menjadi sasaran penerima sesuai Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)

KARAWANG — Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman meninjau langsung penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (31/8). Peninjauan dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang menjadi sasaran penerima sesuai Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Di Kabupaten Karawang, sebanyak 126.637 Penerima Bantuan Pangan (PBP) mendapat alokasi 3,79 juta kilogram beras untuk periode Juli–September 2026. Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui titik-titik distribusi yang telah ditetapkan, termasuk di Desa Sindangsari, Kecamatan Kutawaluya, dengan sasaran 1.092 PBP dan alokasi sebanyak 32.760 kilogram beras.

Amran yang juga Menteri Pertanian memastikan penyaluran bantuan pangan mengacu pada data penerima dari Kementerian Sosial. Data tersebut menjadi dasar Bapanas menugaskan Bulog dalam menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat penerima.

“Kita datanya dari Kemensos. Kami menjadi eksekutor menyalurkan bantuan dari Bapak Presiden. Jadi kita terima data. Insyaallah tepat,” ujar Kepala Bapanas Amran di Balai Desa Sindangsari, Karawang.

Dalam keterangannya, Amran menyebut jumlah penduduk yang menjadi bagian dari cakupan data tersebut mencapai 33,24 juta PBP. Bantuan pangan disalurkan dalam bentuk beras yang langsung diterima keluarga penerima. Untuk periode Juli–September 2026, setiap PBP mendapat total 30 kilogram beras atau 10 kilogram untuk setiap bulan.

“Ini baik untuk rakyat, baik untuk masyarakat kita, khususnya yang tidak mampu,” ungkap Kepala Bapanas Amran.

Penyaluran Bantuan Pangan alokasi Juli–September 2026 sebelumnya telah dimulai oleh Bulog Cabang Karawang. Distribusi tersebut mencakup wilayah kerja Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi dengan total 632.256 PBP. Pelaksanaannya berlangsung secara bertahap di masing-masing wilayah.

Secara lebih luas, jumlah penerima bantuan pangan di Jawa Barat mencapai 6.039.551 PBP dengan total alokasi beras sebanyak 181,1 juta kilogram. Data penerima tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan bantuan pangan pemerintah yang disalurkan secara nasional berdasarkan DTSEN.

Sebelumnya, program bantuan pangan ini juga disalurkan pada periode Februari - Maret 2026 dengqn volume mencapai 662,87 ribu ton beras kepada 33,24 juta PBP.

Dengan tambahan alokasi Juli–September sebanyak 997,2 ribu ton beras, total bantuan pangan yang disalurkan pemerintah sepanjang 2026 dapat mencapai sekitar 1,66 juta ton. Jumlah tersebut meningkat 133,83 persen dibandingkan total realisasi bantuan pangan sepanjang 2025 yang mencapai 710,78 ribu ton untuk empat bulan alokasi.

Penyaluran dalam jumlah besar tersebut didukung oleh ketersediaan stok beras pemerintah yang kuat. Bapanas mencatat stok beras pemerintah di Bulog berada di kisaran 5,2 juta ton, sehingga pemerintah memiliki ruang untuk menyalurkan bantuan sekaligus menjalankan intervensi stabilisasi pangan.

Kondisi stok tersebut ditopang penyerapan beras dalam negeri yang terus dikebut. Hingga saat ini, serapan Bulog telah mencapai 92,5 persen atau sekitar 3,6 juta ton dari target 4 juta ton. Diperkirakan sisa sekitar 8 persen tersebut dapat dituntaskan pada September sehingga target penyerapan tahun ini tercapai.

Stok yang melimpah memberi ruang bagi pemerintah untuk terus menggelontorkan bantuan pangan sebagai salah saru instrumen dalam menjaga daya beli dan stabilitas pangan. Beras yang diserap Bulog dari petani kini disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Nasional
Menham Luncurkan Kajian Hum...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Badan Geologi Sebut Erupsi Sinabung Berpotensi Diikuti Letusan yang Lebih Besar

Badan Geologi Sebut Erupsi Sinabung Berpotensi Diikuti Letusan yang Lebih Besar

31 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.