Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

UNM dan Universitas Fajar Sulap Sampah Plastik Jadi Produk Eco-Fashion Bernilai Tinggi

28 Jumat, 21 Agu 2026, 03:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
UNM dan Universitas Fajar Sulap Sampah Plastik Jadi Produk Eco-Fashion Bernilai Tinggi UNM dan Universitas Fajar Sulap Sampah Plastik Jadi Produk Eco-Fashion Bernilai Tinggi Doc: Antara
Ket. etua Tim Pelaksana Pengabdian Masyarakat Program BIMA 2026 Fauziah (tiga kiri) menyerahkan hasil inovasi mesin injeksi pneumatik untuk pengolahan sampah plastik kepada perwakilan Kelompok Payobo Recycle di Jalan Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Makassar – Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama Universitas Fajar membantu Kelompok Payobo Recycle Makassar meningkatkan pengolahan limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomi melalui penerapan teknologi mesin injeksi pneumatik.

Ketua Tim Pelaksana Program Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) 2026 Fauziah mengatakan inovasi tersebut tidak hanya bertujuan menghadirkan mesin produksi, tetapi juga meningkatkan kapasitas usaha dan kemandirian kelompok dalam mengolah limbah plastik.

“Teknologi ini kami kembangkan bukan hanya untuk menghadirkan mesin, tetapi juga membantu mitra meningkatkan kemampuan produksi, mengembangkan produk baru, dan mengelola proses secara mandiri,” kata Fauziah di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (20/8).

Dosen Program Studi Rekayasa Industri UNM itu menjelaskan Payobo Recycle selama ini mengolah sampah plastik jenis High-Density Polyethylene (HDPE) dan Polypropylene (PP) secara manual.

Padahal, limbah plastik memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai guna apabila didukung teknologi tepat guna. Melalui inovasi tersebut, tim pengabdi berupaya membuktikan bahwa sampah plastik dapat dikembalikan ke dalam siklus produksi dan menghasilkan produk yang memiliki daya saing ekonomi.

Limbah plastik yang diolah kemudian ditransformasi menjadi berbagai produk, mulai dari ecoboard dan furnitur hingga produk eco-fashion, seperti bingkai kacamata dan aksesori jam tangan.

“Teknologi ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas usaha, tetapi mendukung pengurangan limbah plastik melalui prinsip ekonomi sirkular, serta berkontribusi pada pencapaian SDGs, khususnya SDGs 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Produksi Lebih Presisi

Inovasi yang diperkenalkan berupa Mesin Injeksi Pneumatik Semi Otomatis yang dilengkapi sistem kontrol suhu digital Proportional-Integral-Derivative (PID) dan sistem pneumatik terintegrasi.

Mesin tersebut dirancang untuk mencetak material HDPE dan PP menjadi produk dengan ukuran lebih presisi, termasuk bingkai kacamata dan aksesori jam tangan.

Sebelumnya, Payobo Recycle yang berlokasi di Jalan Asrama Haji Sudiang, Makassar, hanya mengandalkan tungku LPG dalam proses pengolahan sampah plastik tanpa sistem pengendalian suhu.

Metode manual tersebut membuat kapasitas produksi kelompok hanya sekitar 10 unit per pekan. Selain kapasitas yang terbatas, risiko produk cacat juga cukup tinggi, seperti permukaan melengkung dan ukuran yang tidak sesuai sehingga hasil produksi kurang rapi.

Dengan beralih ke produk eco-fashion yang berukuran lebih ringkas, Payobo Recycle juga berpeluang memangkas biaya pengiriman sekaligus memperluas pemasaran melalui platform e-commerce dan media sosial.

Selain memberikan teknologi mesin, tim pengabdi memberikan pendampingan terpadu yang mencakup pengoperasian dan perawatan mesin, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), penyusunan standar operasional prosedur (SOP), pengendalian mutu, hingga manajemen bisnis.

Pendampingan juga mencakup perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), pencatatan stok, serta penguatan branding agar produk hasil daur ulang memiliki nilai jual yang lebih kompetitif.

Program pengabdian tersebut merupakan hasil kolaborasi tim dosen UNM dan Universitas Fajar bersama Kelompok Payobo Recycle. Kegiatan itu mendapat dukungan pendanaan penuh dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program BIMA 2026 dengan UNM sebagai institusi pelaksana.

Program bertajuk “Penerapan Teknologi Mesin Injeksi Pneumatik untuk Peningkatan Kapasitas Produksi dan Kemandirian Ekonomi Kelompok Payobo Recycle” tersebut dilaksanakan Fauziah bersama dua anggota tim, yakni Muh Bhilal Halim dari UNM dan Muhammad Yusuf Ali dari Universitas Fajar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Rupiah Rentan Terkoreksi - ...

Pemain PSG Kvaratskhelia Sukses Jalani Operasi ACL

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Pemain PSG Kvaratskhelia Su...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Indonesia Akan Bangun Fasilitas Penyimpanan Minyak Mentah untuk Impor Langsung

Indonesia Akan Bangun Fasilitas Penyimpanan Minyak Mentah untuk Impor Langsung

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.