Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hubungan Korsel dan Korut Memanas, Seoul Malah Siapkan 1.400 Alat Medis untuk Pyongyang

📅 Senin, 21 Sep 2026, 02:27 WIB | Oleh:
Hubungan Korsel dan Korut Memanas, Seoul Malah Siapkan 1.400 Alat Medis untuk Pyongyang Doc: Antara foto/Shuterstock
Ket. Ilustrasi - Alat Medis Tabung oksigen portabel individu untuk menempatkan gas bagi pasien dengan gangguan pernapasan.

SEOUL - Kementerian Unifikasi Korea Selatan telah merencanakan pengiriman 1.400 unit perangkat medis untuk Korea Utara dalam rangka dukungan medis kemanusiaan, meski belum terdapat kejelasan apakah akan diterima Pyongyang atau tidak.

Menurut sebuah dokumen yang disampaikan kepada anggota legislatif dari Partai Kekuatan Rakyat (PPP) Kim Dae-Sik, Minggu, Kementerian Unifikasi Korsel merencanakan pengiriman 1.431 perangkat medis dalam 166 kategori untuk diagnosis, operasi, dan perawatan di sebuah rumah sakit di Pyongyang.

Perangkat medis tersebut mencakup defibrilator eksternal otomatis, mesin sinar-x, stetoskop, alat pengukur tekanan darah, serta meja operasi dan peralatan sejenis lainnya.

Kementerian itu menyampaikan bahwa penentuan jenis peralatan medis yang disumbangkan diputuskan melalui konsultasi dengan Korea Foundation for International Healthcare dan pakar kesehatan.

Kementerian Unifikasi Korsel, pada Mei lalu, telah mendapat izin pengecualian sanksi dari komite sanksi Korut di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk menyumbang perangkat medis tersebut.

Akan tetapi, implementasi rencana yang diperkirakan menghabiskan dana 6,75 juta dolar AS tersebut akan bergantung pada respons Korut dan masih dapat berubah.

Masih belum jelas pula apakah Pyongyang akan mau menerima bantuan tersebut, mengingat komunikasi dan jalur dialog antara Korsel dan Korut sama sekali terputus di tengah memburuknya hubungan bilateral.

Langkah tersebut juga mengundang tanya dari sejumlah anggota legislatif yang khawatir peralatan medis tersebut dapat disalahgunakan untuk produksi senjata biokimia atau untuk memeriksa kelemahan alutsista Korut.

Merespons kekhawatiran tersebut, Menteri Unifikasi Chung Dong-young, dalam rapat parlemen baru-baru ini, menekankan bahwa bantuan medis tak perlu dikaitkan dengan kebijakan militer Korut. Ia juga mengingatkan bahwa kondisi medis di Korut sudah cukup parah, sehingga diperlukan bantuan mendesak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Nasional
Parasut Statik Satria 402 K...
Luar Negeri
Ukraina Serang Moskwa denga...

Seoul: Korut Kembali Tembakkan Misil Balistik

54 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Seoul: Korut Kembali Tembak...
Advertisement
Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.