Allianz Life Perkuat Fondasi Bisnis dan Kepercayaan Nasabah
📅 Senin, 31 Agu 2026, 18:07 WIB | Oleh: Haryo BronoSementara itu, kanal bancassurance dijalankan melalui kerja sama dengan sembilan mitra perbankan. Kedua kanal tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjangkau nasabah dengan kebutuhan perlindungan yang beragam.
Investasi pada SDM dan Tata Kelola
Selain pengembangan produk dan distribusi, Allianz Life memperkuat kompetensi sumber daya manusia serta penerapan tata kelola perusahaan. Sepanjang 2025, seluruh karyawan Allianz Life mengikuti program pelatihan dengan rata-rata 70 jam pelatihan per karyawan.
Perusahaan juga memberikan lebih dari 270 pelatihan virtual kepada tenaga pemasar dari kanal keagenan dan bancassurance. Materi pelatihan mencakup pengetahuan produk, analisis kebutuhan nasabah, kualitas penjualan, perlindungan konsumen, kepatuhan, dan kode etik.
Sebagai bagian dari Allianz Group, perusahaan juga menerapkan standar tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, perlindungan data, dan kode etik dengan menyesuaikannya terhadap ketentuan yang berlaku di Indonesia.
Penerapan tersebut didukung pengawasan internal, pengendalian kualitas penjualan, pelatihan wajib, mekanisme pelaporan pelanggaran, evaluasi kepatuhan jalur distribusi, serta penanganan pengaduan nasabah.
Karyawan dan tenaga pemasar diwajibkan mengikuti pelatihan terkait kode etik, pencegahan fraud, anti-penyuapan, perlindungan data, perlindungan konsumen, dan kepatuhan penjualan.
Di lingkungan internal, Allianz Indonesia mencatat Trust Index sebesar 86 persen berdasarkan survei Great Place To Work. Perusahaan juga menempati peringkat keempat Best Workplaces in Indonesia 2026 untuk kategori Large Company.
Program Keberlanjutan
Agenda perusahaan juga mencakup program tanggung jawab sosial dan keberlanjutan. Allianz Indonesia menjalankan program dalam empat pilar, yakni literasi keuangan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan kesiapsiagaan bencana. Sepanjang 2025, program tersebut disebut menjangkau lebih dari 2,1 juta penerima manfaat di Indonesia dengan melibatkan lebih dari 1.000 relawan karyawan.
Memasuki dekade keempat, Allianz Life menetapkan tiga fokus utama, yakni memperkuat portofolio perlindungan jiwa dan kesehatan, meningkatkan kualitas distribusi serta pengalaman nasabah melalui pengembangan tenaga pemasar dan pemanfaatan teknologi, serta menjaga pertumbuhan bisnis melalui penguatan sumber daya manusia, manajemen risiko, kepatuhan, dan tata kelola.
"Tiga puluh tahun bukan hanya penanda perjalanan Allianz Life di Indonesia, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi capaian dan menentukan hal-hal yang perlu kami tingkatkan. Ke depan, kami ingin menjaga pertumbuhan yang sehat dan bertanggung jawab, sekaligus terus menghadirkan solusi dan layanan yang relevan bagi nasabah dari berbagai generasi," kata Alexander.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!