Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bekasi Tambah Kuota Penerima Program Beasiswa Pasti Pintar

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 11:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bekasi Tambah Kuota Penerima Program Beasiswa Pasti Pintar Doc: ANTARA
Ket. Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja (tengah depan) meninjau proses seleksi Program Banpin di gedung PKK Kabupaten Bekasi, kompleks perkantoran Pemkab Bekasi pada Jumat (28/8/2026).

KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengeluarkan kebijakan akan menambah kuota penerima Program Beasiswa Pasti Pintar (Banpin) dari 100 menjadi 200 orang sebagai wujud komitmen memperluas akses bantuan pendidikan tinggi bagi pelajar maupun mahasiswa tingkat lanjut.

"Tahun depan kita tambah menjadi 200 penerima karena memang masih banyak warga kita yang membutuhkan akses bantuan pendidikan melalui program ini," kata Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja di Cikarang, Minggu (30/8).

Dia menyatakan Program Banpin dirancang sebagai kebijakan pemerintah daerah yang tidak hanya membantu pelajar maupun mahasiswa menyelesaikan pendidikan tetapi juga mendorong lahirnya banyak sumber daya manusia berkompeten dan berprestasi untuk mendukung pembangunan daerah.

Dirinya menyebut penambahan kuota turut mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dengan skema serupa tahun ini yakni bantuan biaya pendidikan yang diberikan sejak awal menempuh studi hingga semester delapan bagi mahasiswa baru.

Begitu pula bagi mahasiswa semester ganjil yakni tiga hingga tujuh, hanya menerima bantuan hingga semester delapan saja. Nominal bantuan disesuaikan nilai Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan plafon maksimal Rp5 juta per semester.

"Apabila nilai UKT berada di bawah batas tersebut, bantuan diberikan sesuai nominal UKT. Sedangkan jika melebihi Rp5 juta, selisih biaya menjadi tanggungan mahasiswa," katanya.

Program ini terbuka bagi calon mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif dengan batas telah menempuh studi maksimal semester tujuh saat mendaftar. Mahasiswa yang telah memasuki semester delapan atau lebih tidak dapat mengikuti seleksi.

Program Banpin merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mendukung generasi muda agar terus berkembang, berprestasi serta memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan yang lebih baik.

Sebab menurut dia pendidikan adalah fondasi utama membangun masyarakat berdaya saing dan kemajuan daerah ditentukan oleh kualitas generasi muda sehingga pemerintah daerah terus menghadirkan program-program strategis, salah satunya melalui beasiswa pasti pintar ini.

Asep mengaku kebijakan menambah kuota penerima Banpin juga didasari banyaknya pengusul program yang sedang berproses tahun ini yakni mencapai 3.438 pendaftar, menunjukkan tinggi antusias masyarakat untuk bersaing menerima bantuan biaya pendidikan tinggi.

"Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap dukungan pendidikan masih cukup besar. Karena itu kami memperluas manfaat program ini agar lebih banyak mahasiswa dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya," ucapnya.

Tak cukup berhenti di bantuan biaya, pihaknya juga menyediakan fasilitas rumah singgah bagi mahasiswa daerah itu yang menempuh pendidikan di luar Kabupaten Bekasi baik melalui Program Banpin maupun studi umum.

"Seperti rumah singgah yang berada di Bandung maupun Yogya. Kemarin saya sempat berkunjung ke rumah singgah yang di Bandung. Rumahnya cukup besar, cukup representatif," katanya.

Asep berharap berbagai dukungan tersebut dapat membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan dengan baik sekaligus meningkatkan fokus studi dan kembali ke daerah asal berbekal pengetahuan luas, berkualitas serta berdaya saing tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jjroyal-luwak
Olahraga
Messi Cetak 4 Gol, Inter Mi...
Advertisement
3 Tradisi Kabupaten Solok Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

3 Tradisi Kabupaten Solok Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

30 Aug 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.