Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bekasi Tambah Kuota Penerima Banpin Jadi 200 Orang

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 13:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bekasi Tambah Kuota Penerima Banpin Jadi 200 Orang Doc: ANTARA
Ket. Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja (tengah depan) meninjau proses seleksi Program Banpin di gedung PKK Kabupaten Bekasi, kompleks perkantoran Pemkab Bekasi pada Jumat (28/8/2026).

BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menambah kuota penerima Program Beasiswa Pasti Pintar (Banpin) dari 100 menjadi 200 orang sebagai wujud komitmen memperluas akses bantuan pendidikan tinggi bagi pelajar maupun mahasiswa tingkat lanjut.

"Tahun depan kita tambah menjadi 200 penerima karena memang masih banyak warga kita yang membutuhkan akses bantuan pendidikan melalui program ini," kata Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja di Cikarang, Minggu (30/8).

Dia menyatakan Program Banpin dirancang sebagai kebijakan pemerintah daerah yang tidak hanya membantu pelajar maupun mahasiswa menyelesaikan pendidikan tetapi juga mendorong lahirnya banyak sumber daya manusia berkompeten dan berprestasi untuk mendukung pembangunan daerah.

Dirinya menyebut penambahan kuota turut mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dengan skema serupa tahun ini yakni bantuan biaya pendidikan yang diberikan sejak awal menempuh studi hingga semester delapan bagi mahasiswa baru.

Begitu pula bagi mahasiswa semester ganjil yakni tiga hingga tujuh, hanya menerima bantuan hingga semester delapan saja. Nominal bantuan disesuaikan nilai Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan plafon maksimal Rp5 juta per semester.

"Apabila nilai UKT berada di bawah batas tersebut, bantuan diberikan sesuai nominal UKT. Sedangkan jika melebihi Rp5 juta, selisih biaya menjadi tanggungan mahasiswa," katanya.

Program ini terbuka bagi calon mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif dengan batas telah menempuh studi maksimal semester tujuh saat mendaftar. Mahasiswa yang telah memasuki semester delapan atau lebih tidak dapat mengikuti seleksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Luar Negeri
AS Tolak Mentah-mentah Perm...

BPBD Imbau Warga Kota Tangerang Tak Bakar Sampah

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
BPBD Imbau Warga Kota Tange...
Luar Negeri
Zelenskyy Ingin Temui PM Je...
Nasional
Kemenkes Siagakan Ribuan Na...
Luar Negeri
CEO Nvidia: Ada Peluang AI ...
Advertisement
Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Wahid Bungkam soal Alasannya

Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Wahid Bungkam soal Alasannya

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.