Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Strategi Jitu PASTI Papua Cegah Stunting di Nabire, Ini yang Dilakukan

📅 Senin, 27 Jul 2026, 15:41 WIB | Oleh:
Strategi Jitu PASTI Papua Cegah Stunting di Nabire, Ini yang Dilakukan Doc: antara/foto
Ket. Senior Program Manajer PASTI-Papua Julia Christine Sagala di Nabire, Senin.

NABIRE - Proyek Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia (Pasti) Papua melibatkan 19 agen perubahan lintas sektor untuk mengedukasi masyarakat dalam upaya mempercepat penurunan stunting dan meningkatkan status gizi di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Senior Program Manajer PASTI-Papua Julia Christine Sagala di Nabire, Senin, mengatakan para agen perubahan tersebut berasal dari tujuh kampung atau kelurahan yang menjadi wilayah pendampingan program.

"Output dari pendampingan ini adalah meningkatkan kapasitas para agen perubahan terpilih agar mereka menjadi corong di masyarakat dalam pencegahan stunting," katanya.

Ia menjelaskan agen perubahan direkrut berdasarkan kemampuan komunikasi, pengaruh di lingkungan masyarakat, serta tidak memiliki catatan kriminalitas.

Para agen tersebut berasal dari berbagai latar belakang, seperti tenaga kesehatan, guru, aparatur pemerintah distrik, dan kader Posyandu. Pelibatan lintas sektor dilakukan karena pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan.

Sebelumnya, agen perubahan telah mengikuti pelatihan komunikasi antar-pribadi untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan penyuluhan, promosi kesehatan, dan advokasi di lingkungan masing-masing.

Pendampingan terhadap para agen dilakukan secara berkala setiap bulan dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Mereka juga dibekali alat bantu edukasi, seperti lembar balik penyuluhan dan poster promosi kesehatan.

"Stunting bisa dicegah sejak dini, misalnya dengan membawa balita ke Posyandu," ujarnya.

Para agen perubahan diharapkan dapat menyampaikan edukasi mengenai pencegahan stunting melalui berbagai ruang interaksi masyarakat, termasuk Posyandu, sekolah, serta pertemuan keagamaan di gereja maupun masjid.

Selain itu, mereka juga akan menyampaikan informasi mengenai pentingnya tablet tambah darah bagi ibu hamil dan remaja putri sebagai bagian dari upaya meningkatkan status gizi masyarakat.

Julia mengatakan proses identifikasi dan perekrutan agen perubahan masih terus dilakukan. Pasti Papua berencana menambah jumlah agen perubahan melalui pelatihan lanjutan pada Agustus 2026.

"Kami tidak hanya mengidentifikasi, melatih dan mendampingi, tetapi juga ingin memberikan panggung bagi mereka untuk bersuara dan mempraktikkan kemampuan komunikasinya langsung di Posyandu atau wilayah masing-masing," katanya.

Ia berharap ke depan lebih banyak tokoh masyarakat yang terlibat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh perempuan yang memiliki pengaruh kuat dalam kehidupan masyarakat.

Projek PASTI-Papua merupakan program yang bertujuan mendukung percepatan penurunan stunting dan peningkatan status gizi di Kabupaten Nabire, Asmat, dan Mimika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.