Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jersi PSIM Bermotif Batik Parang dengan Harga Rp800.000 Diluncurkan

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 12:45 WIB | Oleh:
Jersi PSIM Bermotif Batik Parang dengan Harga Rp800.000 Diluncurkan Doc: ist
Ket. jersi baru

YOGYAKARTA – Hari Minggu ini klub liga super, PSIM Yogyakarta, meluncurkan jersi baru bermotif batik parang khas Mataram. Jersi ini akan dikenakan para pemain untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027. Harga seragam tersebut berkisar 700.000-800.000 rupiah.

Direktur Utama PSIM Yogyakarta Yuliana Tasno, di Bantul, Sabtu, mengatakan motif batik parang sengaja disisipkan dalam desain jersi baru musim ini sebagai identitas PSIM Yogyakarta. Menurut dia, pada musim ini PSIM Yogyakarta bekerja sama dengan merek ternama Adidas, tetapi jersi tersebut belum dilengkapi motif Batik Parang.

"Jadi, boleh dicek mungkin ya ke beberapa partner yang berpartneran dengan Adidas itu juga mungkin kan enggak ada motifnya," ujarnya saat menghadiri acara peluncuran jersi baru PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu.

Ia mengatakan motif batik tersebut merupakan bagian yang melekat dari skuad PSIM Yogyakarta sekaligus menjadi identitas kebudayaan klub. "Karena saya juga sudah mempelajari dari kultural PSIM itu sendiri, Batik Parang itu memang sangat perlu disematkan dalam jersinya PSIM," ujarnya.

Oleh karena itu, manajemen PSIM Yogyakarta berupaya serius melalui negosiasi dan diskusi dengan pihak Adidas agar motif batik tersebut dapat disematkan pada jersi baru PSIM Yogyakarta.

"Saya betul-betul berusaha banget ke Adidas, saya enggak mau tahu gimana caranya kalau mau berpartner dengan PSIM harus ada Batik Parangnya, gitu," katanya.

Motif batik parang ditempatkan di bagian depan jersi, tepatnya di area bahu dan dekat dengan tiga garis khas Adidas. Penempatan tersebut, lanjutnya, dipilih karena keduanya merupakan simbol yang khas, baik bagi PSIM maupun Adidas.

"Strip Adidas itu identik banget dengan Adidas dan Batik Parang itu identik banget dengan PSIM, makanya kita memang sengaja di-placement di situ," ujarnya.

Menurut Yuliana, kontrak kerja sama PSIM Yogyakarta dengan Adidas dilakukan untuk satu musim ke depan sembari melihat koordinasi lanjutan pada musim berikutnya.

"(Kontrak) baru satu musim, kita mau lihat dulu bagaimana tek-tokannya, koordinasinya, ukurannya, kalau misalnya oke, kita baru membicarakan untuk musim depan," katanya.

Manajemen PSIM Yogyakarta juga berencana menyediakan jersi tersebut untuk dibeli oleh penggemar dan suporter dengan mekanisme prapesan pada tahap awal ini. "Kalau harga kisaran Rp700 ribu hingga Rp800 ribuan mungkin ya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Wali Kota Bogor Apresiasi P...
Advertisement
Mentan: Nilai Tukar Petani Tercatat Meningkat

Mentan: Nilai Tukar Petani Tercatat Meningkat

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.