Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gabungan Metode AS-Jajar Legowo! PM-AAS Kementan Pecahkan Rekor Produktivitas Padi

2 Minggu, 30 Agu 2026, 10:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi

66,7% lokasi atau 12 dari 18 tempat sudah tembus minimal 10 ton/ha.

Padahal produktivitas padi nasional 20 tahun terakhir stagnan di 5,3 ton GKG/ha atau sekitar 6,3 ton GKP/ha.

Dampak ke Kantong Petani

Mentan Amran menghitung, jika disiplin menerapkan PM-AAS, pendapatan petani 1 hektare bisa Rp16,3 juta/bulan. 

“Kalau sawahnya satu hektare, rata-rata pendapatannya bisa sekitar Rp16,3 juta per bulan. Artinya di atas gaji pegawai,” tegasnya.

Dengan teknologi, efisiensi, dan pendampingan, Kementan berharap PM-AAS bisa jadi mesin baru untuk memperkuat swasembada sekaligus membuat pertanian Indonesia lebih tangguh dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waspada! Sejumlah Wilayah J...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.