Haaland: Piala Dunia Mengubah Hidup Saya
📅 Senin, 13 Jul 2026, 00:02 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMIAMI – Perjalanan Norwegia di Piala Dunia FIFA 2026 memang berakhir di babak perempat final setelah kalah 1-2 dari Inggris melalui perpanjangan waktu. Namun, bagi Erling Haaland, turnamen ini menjadi titik balik yang mengubah hidup sekaligus mengangkat pamor sepak bola Norwegia di mata dunia.
Untuk pertama kalinya sepanjang turnamen, Haaland berhasil diredam. Inggris menjadi tim pertama yang mampu mematikan pergerakan mesin gol Norwegia tersebut. Di Hard Rock Stadium, Miami, Minggu (12/7) dini hari WIB, The Three Lions bangkit dari ketertinggalan lewat dua gol Jude Bellingham untuk mengamankan tiket ke semifinal.
Sebelum laga tersebut, Haaland tampil luar biasa. Penyerang berusia 25 tahun itu mencetak tujuh gol dalam empat pertandingan beruntun melawan Irak, Senegal, Pantai Gading, dan Brasil. Namun, ketajaman itu akhirnya terhenti di tangan lini belakang Inggris yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Minimnya ruang gerak yang diberikan Inggris membuat kontribusi Haaland jauh berkurang. Kondisi itu berdampak langsung terhadap permainan Norwegia yang kesulitan menciptakan peluang berbahaya hingga akhirnya harus mengakhiri kiprahnya di turnamen.
Meski kecewa gagal membawa negaranya melangkah lebih jauh, Haaland tetap meninggalkan Piala Dunia pertamanya dengan kepala tegak. Ia bahkan langsung melayani wawancara seusai pertandingan sambil tersenyum.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Semua ini terasa seperti mimpi. Saya pikir turnamen ini telah mengubah saya sebagai pribadi. Nama saya mungkin kini semakin dikenal," ujar Haaland.
"Sulit rasanya mencerna semua yang telah terjadi ketika mengingat kembali setiap pertandingan. Rasanya luar biasa bisa menjadi bagian dari ajang sebesar ini. Dulu saya hanya menontonnya dari luar, sekarang saya benar-benar mengalaminya sendiri."
"Saya sangat bangga. Saya terharu ketika memikirkan bagaimana kami bermain, bagaimana seluruh masyarakat Norwegia bersatu memberikan dukungan, serta kebahagiaan yang kami rasakan baik di tanah air maupun di sini."
Sebaiknya Anda baca juga:
Menghentikan Haaland bukanlah tugas yang bisa dilakukan seorang pemain saja. Selain memiliki postur fisik yang dominan, penyerang Manchester City itu dikenal mampu menentukan hasil pertandingan meski hanya beberapa kali menyentuh bola.
Karena itu, Inggris memberikan perhatian khusus kepada Haaland sepanjang laga. Duet bek tengah Marc Guehi dan John Stones tampil disiplin mengawal setiap pergerakannya. Keduanya memanfaatkan pengalaman sebagai rekan setim Haaland di Manchester City untuk membaca pola permainan sang striker.
Hasilnya cukup efektif. Selama bermain hingga babak pertama perpanjangan waktu sebelum digantikan, Haaland hanya mampu melepaskan dua tembakan tepat sasaran. Ia juga hanya mencatatkan sembilan operan dengan tujuh di antaranya berhasil mencapai sasaran, serta menempuh jarak lari 8,9 kilometer.
Statistik tersebut jauh berbeda dibandingkan penampilannya saat menyingkirkan Brasil di babak 16 besar. Ketika itu Haaland melepaskan empat tembakan, menyelesaikan seluruh 11 operannya dengan sempurna, serta mencatatkan jarak tempuh 10,1 kilometer.
Sekilas angkanya memang tidak terpaut jauh. Namun, dua peluang tambahan yang diperoleh Haaland saat menghadapi Brasil menjadi pembeda besar. Dalam laga melawan Inggris, ia hanya mampu menciptakan dua sundulan. Satu berhasil diamankan Jordan Pickford, sementara satu lainnya melenceng dari sasaran.
Pergerakannya pun jauh lebih terbatas dibandingkan pertandingan sebelumnya. Padahal, Norwegia sempat meninggalkan strategi serangan balik yang mereka gunakan sepanjang babak pertama demi memberikan lebih banyak ruang bagi Haaland. Namun, disiplin Guehi dan Stones membuat seluruh upaya tersebut gagal membuahkan hasil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!