Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Serangan Rudal, Jepang akan Bangun Bunker di Dekat Stasiun Tokyo

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 10:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Serangan Rudal, Jepang akan Bangun Bunker di Dekat Stasiun Tokyo Doc: Kyodo
Ket. Pintu masuk ke tempat parkir Yaesu di pusat Kota Tokyo. Jepang berencana membangun bunker sebagai tempat perlindungan dari serangan rudal.

TOKYO - Pemerintah Metropolitan Tokyo mengumumkan rencana untuk memanfaatkan fasilitas bawah tanah di dekat Stasiun Tokyo sebagai tempat perlindungan bagi warga dan wisatawan jika terjadi serangan rudal balistik.

Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, dalam konferensi pers awal bulan ini menyatakan bahwa survei akan dimulai pada tahun fiskal berjalan hingga Maret sebagai persiapan untuk memodifikasi Area Parkir Yaesu, yang terletak sekitar 2 hingga 11 meter di bawah permukaan tanah.

Menurut seorang pejabat pemerintah metropolitan, modifikasi tersebut diperkirakan akan mencakup pemasangan pintu tahan ledakan dan rak penyimpangan untuk perlengkapan darurat. Fasilitas itu memiliki total luas lantai sekitar 13.000 meter persegi.

Fasilitas tersebut akan menjadi tempat perlindungan darurat bawah tanah kedua di ibu kota itu, menyusul fasilitas penyimpanan untuk bencana seluas 1.400 meter persegi di stasiun kereta bawah tanah Azabu-Juban yang saat ini sedang dalam tahap konversi, kata pejabat tersebut.

Koike mengatakan bahwa fasilitas parkir Yaesu dipilih karena lokasinya yang dekat dengan Stasiun Tokyo, yang dia gambarkan sebagai "pintu gerbang ibu kota" yang banyak dikunjungi orang.

Rencana itu muncul di tengah serangkaian uji coba peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara ke perairan kawasan tersebut - termasuk Laut Jepang - dalam beberapa tahun terakhir, sembari mereka terus memajukan program pengembangan nuklir.

Koike menyebut peluncuran rudal berulang kali oleh negara tetangga tersebut sebagai "ancaman serius dan berat yang sama sekali tidak dapat ditoleransi" serta menekankan perlunya "melindungi nyawa dan harta benda warga Tokyo" dari serangan.

Menurut pejabat itu, tanggal penyelesaian, persyaratan konstruksi khusus, dan biaya proyek akan ditentukan setelah survei selesai, survei tersebut dijadwalkan akan berlanjut hingga tahun fiskal 2027.

Tahun lalu, pemerintah pusat Jepang mengumumkan rencana pembangunan tempat perlindungan serupa di pulau-pulau terpencil Okinawa, Jepang selatan, seiring meningkatnya tekanan militer China terhadap Taiwan, yang diklaim Beijing sebagai bagian dari wilayahnya dan berpotensi direunifikasi, bahkan dengan kekerasan jika diperlukan.

Di Pulau Yonaguni, pulau paling barat Jepang yang terletak sekitar 110 kilometer di sebelah timur Taiwan, pekerjaan konstruksi tempat perlindungan dijadwalkan rampung sekitar musim semi 2028.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Wali Kota Bogor Apresiasi P...
Advertisement
Mentan: Nilai Tukar Petani Tercatat Meningkat

Mentan: Nilai Tukar Petani Tercatat Meningkat

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.